banner ads banner ads banner ads banner ads
Tampilkan postingan dengan label Seni Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seni Budaya. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Oktober 2012

Patung Buddha yang Dimiliki Nazi Berasal Dari Luar Angkasa

Mungkin kisah ini terdengar seperti plot dalam salah satu film Indiana Jones, namun peneliti Jerman mengatakan bahwa patung Buddha yang dibawa dari Eropa oleh Nazi berasal dari batu meteor yang jatuh ke Bumi 10 ribu tahun lalu di perbatasan Siberia-Mongolia.

Buddha dari luar angkasa ini, atau para peneliti menyebutnya "Iron Man", tak diketahui usianya. Perkiraan terbaik menghitung kemungkinan asal patung ini dari abad 8-10. Pahatan patung ini menggambarkan seorang pria, kemungkinan dewa Buddha, duduk dengan kaki dilipat masuk dan memegang sesuatu di tangan kirinya. Di dadanya ada swastika Buddha, simbol keberuntungan yang kemudian "diambil alih" oleh partai Nazi di Jerman.

"Orang bisa berspekulasi bahwa simbol swastika di patung itu adalah penyebab artefak 'Iron Man' meteor ini dibawa ke Jerman," kata peneliti pada 14 September lalu di jurnal Meteoritics & Planetary Science.

Petualangan manusia besi
Manusia besi ini pertama datang ke Jerman setelah ekspedisi Tibet pada 1938-1939 oleh ahli zoologi dan etnologi Ernst Schäfer. Ia dikirim ke daerah tersebut oleh Nazi untuk mencari akar ras Arya. Patung itu kemudian berpindah-pindah pemilik.

Peneliti Universitas Stuttgart Elmar Bucher dan koleganya pertama menganalisis patung tersebut pada 2007, saat pemiliknya saat itu mengizinkan mereka mengambil lima sampel kecil. Pada 2009, tim ini kemudian mendapat kesempatan untuk mengambil sampel lebih banyak lagi dari bagian dalam patung, karena lebih sedikit terkontaminasi cuaca atau sentuhan tangan manusia daripada bagian luar.

Mereka menemukan bahwa patung tersebut dipahat dari batu luar angkasa yang sangat jarang dan dikenal dengan meteorit ataksit. Meteor besi ini memiliki kadar nikel tinggi. Meteor terbesar yang pernah diketahui, meteor Hoba dari Namibia, adalah jenis meteor ataksit yang beratnya bisa lebih dari 60 ton.

Dari luar angkasa
Analisis kimiawi dari sampel patung manusia besi ini menunjukkan kecocokan dengan sebaran dari serpihan batu luar angkasa dari perbatasan Siberia dan Mongolia. Meteorit China memiliki 250 fragmen meteorit, kebanyakan relatif kecil, meski ada dua potongan yang beratnya melebihi 10 kg. Para ilmuwan memperkirakan bahwa meteorit Chinga jatuh antara 10 ribu-20 ribu tahun lalu. Penemuan pertama meteor tersebut tercatat pada 1913, namun keberadaan patung tersebut menunjukkan bahwa orang-orang menambang kawasan tersebut untuk materi artistik lama sebelum itu, menurut Buchner.

Identitas pria dalam patung tersebut tak jelas, namun para peneliti memperkirakan ia mungkin adalah dewa Buddha Vaisravana, atau dikenal juga dengan Jambhala. Vaisravana adalah dewa kekayaan atau peperangan, dan ia sering digambarkan memegang lemon (simbol kekayaan) atau kantung uang di tangannya. Manusia besi ini memegang objek yang tak jelas di tangannya. Patung ini tingginya 24 cm dan beratnya 10,6 kg.

Banyak budaya di dunia yang menggunakan besi meteor untuk membuat belati dan bahkan perhiasan, menurut Buchner dan para koleganya, dan pemujaan meteor pun cukup sering terjadi pada budaya kuno. Namun pahatan Buddha pada meteor tergolong unik.

"Patung manusia besi ini adalah satu-satunya ilustrasi bentuk manusia yang diketahui dipahat pada meteorit, artinya kita tidak punya perbandingan untuk menentukan nilainya," kata Buchner dalam pernyataan. "Dari usianya saja, kita bisa memperkirakan nilainya mencapai $20 ribu (Rp 191,2 juta). Namun, jika perkiraan kami tentang usianya benar dan hampir seribu tahun usianya, maka patung ini bisa tak ternilai."


sumber

Read more »

Jumat, 14 September 2012

Kamera Saku Pertama di Dunia Dengan Sensor Penuh dari Sony

Di ajang Photokina 2012, Sony mengumumkan kehadiran Cybershot DSC-RX1, kamera saku digital pertama di dunia dengan sensor penuh atau full-frame 35 mm. RX1 menggunakan sensor CMOS 24 MP berukuran 36x24mm, setara dengan kamera DSLR full-frame seperti Canon 5D, Nikon D800 dan Sony Alpha A99.

Satu hal lain yang juga diprioritaskan adalah lensa. RX1 menggunakan lensa Carl Zeiss T*t 35mm f/2.0. Jangkauan lensa ini cukup ideal untuk keperluan portrait, foto jalanan dan keperluan pemotretan sehari-hari. Jika membutuhkan jangkauan lebih panjang, RX1 memiliki fungsi Smart Teleconverter yang dapat melakukan cropping di bagian tengah, sehingga memperbesar gambar sampai 1,4x atau 2x (setara dengan 49 mm atau 70 mm).



Kualitas foto sepertinya tidak akan berkurang, mengingat ukuran sensor yang besar dan resolusinya yang tinggi.

Daya tariknya memang terletak pada desainnya yang ringkas. Selama ini, kamera dengan sensor full-frame hadir dalam bodi yang besar dan berat. Tapi Sony Cybershot RX1 hanya berbobot 482 gram dengan lebar bodi 113 mm, cukup mungil untuk dipakai seharian tanpa membebani penggunanya.

Fitur yang ditanamkan di RX1 cukup lengkap. Terdapat mode MR (Memory Recall) yang menyimpan 3 setting kamera, mode perekaman video Full-HD 60p, 13 Creative Style, Auto HDR, D-Range Optimizer, Digital Level Gauge dan pilihan Picture Effect.



Sony telah menyediakan berbagai aksesori untuk RX1. Diantaranya ada FDA-EV1K (electric viewfinder) seharga $ 600, FDA-V1K (optical viewfinder) seharga $ 450. Thumb grip, lens hood dan jacket case juga akan tersedia untuk harga $ 250, $ 180 dan $ 250.

Kalau harga aksesorinya saja sudah segitu, mungkin Anda tidak akan kaget jika mengetahui bahwa kamera Sony Cybershot RX1 sendiri akan dijual di kisaran harga $ 2800 atau Rp 27 juta. 

Spesifikasi Sony Cybershot RX1:
Sensor: CMOS Full Frame (35.8 x 23.8 mm) 24,3 MP
Lensa:  Carl Zeiss T*t 35 mm f/2.0 (jarak fokus terdekat 20 cm)
Layar: Xtra FineTFT LCD 3 inci (1,2 juta titik)
Video: Full-HD 1920x1080 pixel  (60, 50, 25, 24 fps), 1440 x 1080 (30, 25 fps), 1280 x 720 (30 fps), 640 x 480 (30, 25 fps)
Memori: SD/SDHC/SDXC, Memory Stick Duo/Pro Duo/Pro-HG Duo
Baterai: Lithium-Ion NP-BX1 (330 foto menurut CIPA)
Ukuran: 113 x 65 x 70 mm
Berat: 482 gram


sumber

Read more »

Selasa, 17 Juli 2012

Menguak Fenomena Rambut Gimbal di Dieng

Secara etimologis, Dieng berasal dari dua kata dalam Bahasa Kawi. "Di" yang berarti pegunungan atau tempat, dan "hyang" berarti dewa. Maka, tidaklah heran jika Dieng merupakan satu areal tersakral di Jawa. Dataran tinggi yang terbelah di antara Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo, Jawa Tengah, ini bisa dikatakan tempat bersemayamnya dewa-dewi.Masyarakat yang mendiami kawah raksasa gunung purba dengan ketinggian lebih dari dua ribu meter di atas permukaan laut ini masih memegang teguh tradisi nenek moyang. Terlepas dari semua itu, Dieng memiliki banyak keunikan. Satu di antaranya adalah fenomena anak berambut gembel atau gimbal. Cerita rakyat setempat menyebutkan, anak gimbal adalah titipan Nyi Roro Kidul, penguasa Laut Selatan. Sementara cerita lain meyakini anak-anak tersebut merupakan titisan Ki Ageng Kolo Dete dan Nini Ronce Kolo Prenye--sepasang leluhur pendiri perkampungan Dieng.
Fenomena anak berambut gimbal di Dieng bukan disebabkan faktor genetik atau turun-temurun. Mereka terlahir normal. Tak ada yang bisa memprediksi kapan dan anak siapa yang mendapat anugerah itu. Hanya saja, mereka punya kesamaan. Sebelum rambut terpilin tak terurus, anak gimbal menderita demam tinggi disertai kejang dan mengigau. Dari sisi medis, fenomena ini sulit dijelaskan.
Keseharian anak berambut gimbal di Dieng tak jauh berbeda dengan anak kebanyakan. Namun, mereka cenderung lebih aktif, agak nakal, dan sedikit keras kepala. Mereka kerap menyendiri. Kepercayaan setempat meyakini anak itu tengah bercengkerama dengan mahluk gaib yang menyertainya. Tapi, tak selamanya rambut gimbal itu memahkotai mereka. Ada ritual pemotongan yang harus dilakukan. Sebab, ada kepercayaan jika dibiarkan hingga remaja maka akan membawa musibah bagi si anak dan keluarganya.
Upacara ruwatan pemotongan rambut gimbal di Dieng Kulon dipimpin pemangku adat Mbah Naryono. Sebelum prosesi dilangsungkan, si mbah dan sesepuh desa melakukan ritual napak tilas. Ritual berupa doa digelar di beberapa tempat sakral agar ruwatan berjalan lancar. Candi Dwarawati, Kompleks Candi Arjuna, Sendang Maerokoco, Kompleks Pertapaan Mandalasari di Telaga Warna, dan Kawah Sikidang merupakan tempat-tempat yang disambangi.
Saat hajatan ruwatan pencukuran dimulai, sesepuh desa mempersiapkan berbagai sesajian dibantu warga desa. Sajen itu antara lain nasi tumpeng tujuh macam dan tak lupa gunungan hasil bumi warga sekitar Dieng. Anak-anak berambut gimbal mengenakan ikat kepala kain putih, pertanda niat suci agar berkah dan rezeki bakal datang setelah rambut gimbal dipotong.
Arak-arakan mengelilingi kampung disertai dengan kesenian tradisional berupa musik tek-tek bambu asri, barongsai, dan rampakyakso, agar seluruh desa mendapat berkah. Anak berambut gimbal satu per satu memasuki Sendang Maerokoco dengan dinaungi payung robyong. Sumber mata air kuno di kompleks percandian itu pun dibatasi kain kafan putih yang bermakna batas suci.
Setelah prosesi penjamasan, rambut si anak dicuci. Mereka diarak ke depan Candi Arjuna, tempat prosesi pencukuran dilaksanakan. Tokoh masyarakat yang didampingi sesepuh desa mengambil peran memangkas. Pemotongan rambut diyakini mengusir mahluk gaib keluar dari tubuh si anak. Selanjutnya, setelah benda permintaan diserahkan kepada si anak, rambut yang telah dipotong dan sejumlah sesajen dilarung. Lokasinya di Telaga Warna yang mengalir ke Sungai Serayu.
Sungai Serayu berhilir ke Pantai Selatan atau Samudera Hindia. Pelarungan ini menyimbolkan pengembalian rambut titipan tersebut kepada Nyi Roro Kidul agar bala atau kesialan berganti menjadi rezeki.

sumber

Read more »

Sabtu, 14 Juli 2012

Tiga Keluhan Tentang K-pop

Bukan rahasia lagi bahwa saya menyukai K-pop. Saya sudah membicarakan dan menulis blog tentang K-pop selama bertahun-tahun. Saya senang melihat genre ini telah menguasai dunia terlihat dari fenomena Hallyu yang terus berkembang.

Bahkan meskipun saya menyukai genre ini, saya memiliki beberapa keluhan. Berikut adalah tiga keluhan saya, yang saya yakin penggila K-pop juga akan sependapat dengan saya.

Keluhan No.1 Kenapa harus ada extended play, album mini dan edisi spesial?


Industri musik K-pop sudah lama meraup banyak untung dengan merilis extended play (EP) atau album mini dan album khusus repackage.

Bandingkan dengan perilisan Barat di mana album penuh itu wajib, album K-pop biasanya dirilis dalam bentuk EP dengan hanya sekitar empat sampai lima lagu. Yang lebih parah “mini album”, yang berisi hanya dua atau tiga lagu dengan satu lagu adalah hanya versi intrumental. Yang benar saja! Itu bukan sebuah album, itu sebuah single!

Agar lebih adil untuk K-pop, saya harus mengakui bahwa rancangan album mereka lebih menarik daripada album Barat. Namun, album utamanya adalah tentang musik dan saya ingin musik! Membayar harga yang sama untuk sebuah album penuh dan sebuah EP sama sekali tidak adil.

Baru-baru ini, bintang K-pop terkenal, Shinhwa merilis "The Return", album yang menandai kembalinya mereka ke belantika musik. Dalam konferensi pers, mereka menekankan bahwa album tersebut merupakan album penuh. Shinhwa tidak pernah merilis EP sepanjang kariernya. Saya kagum akan komitmen mereka untuk tetap hanya merilis single atau album penuh.

Dan yang paling buruk adalah “edisi spesial”. Tidak peduli seberapa kamu mendukung artis K-pop yang kamu sukai, adalah menyebalkan ketika kamu sudah membeli sebuah album, sang artis merilis sebuah versi “edisi khusus” dengan dua atau tiga lagu tambahan, sebuah desain kemasan album yang diperbarui, dan yang lebih buruk, ada sebuah DVD gratis di dalamnya!

Jika kamu penggemar sejati, kamu pasti akan ingin membeli “edisi khusus”, bahkan setelah membayar uang besar pada album “biasa”. Kini kamu menghadapi sebuah dilema. Maukah kamu membeli sebuah album edisi khusus untuk lagu tambahan dan desain kemasan, atau sudah puas dengan album versi aslinya?

Banyak penggemar K-pop yang berpengalaman yang tidak mengacuhkan hal seperti ini dan menunggu perilisan album edisi khusus. Namun lagi-lagi, jika kamu ingin membantu artis idola untuk merajai tangga lagu, kamu harus membeli album edisi pertama mereka.

Keluhan No.2 Kenapa tidak ada terjemahannya?


Kini K-pop sudah mendunia, bukankah kini sudah saatnya untuk membuat terjemahan bahasa Inggris (atau bahkan Indonesia) yang secara otomatis disertakan dalam album K-pop, DVD, album foto dan sebagainya?

Saya memiliki beberapa album K-pop edisi bahasa Taiwan, dan saya selalu terkejut dan senang karena album tersebut menyertakan kertas lirik dalam bahasa Mandarin.

Saya sangat ingin penerjemahan menjadi bagian wajib dari semua album dan DVD K-pop!

Penerjemahan tidak hanya meningkatkan antusiasme para penggemar pada musik atau film namun terjemahan tersebut juga menghargai para penggemar yang mendukung artis idola mereka.

Mewakili para penggemar di manapun, dapatkah produser K-pop melakukan hal ini untuk kami, berapa biayanya untuk menggaji penerjemah resmi dibandingkan pendapatan yang dihasilkan dari penjualan album?


Keluhan No.3 Kenapa sangat idol-sentris?


Industri K-pop menjadi sangat “memuja-muja idola” karena idola tersebut tampil hampir di setiap hal. Para idola tersebut biasanya bintang muda yang mengawali karier sebagai penyanyi dari girl/boyband.

Sekarang, para idola tersebut tampil di drama, acara televisi, iklan, dan film, termasuk iklan produk konsumen seperti kipas angin, kaus kaki, alat tulis...dan masih banyak lagi. Batas pemisah antara beberapa kategori penghibur kini sudah tidak jelas dalam dunia K-pop.

Tidak masalah untuk mempekerjakan idola tersebut dalam berbagai bidang. Maksudku, siapa yang tidak menghargai idola yang serba bisa? Namun, ketika kesempatan pekerjaan “terlalu memuja idola,” para penggemar akhirnya akan melihat yang itu-itu lagi.

“Terlalu memuja-muja idola” juga membatasi para idola itu sendiri. Banyak idola yang merasa tertekan untuk terus menjaga citra baik mereka. Oleh karena itu mereka menjadi begitu dibuat-buat ketika konferensi pers dan saat tampil di depan publik. Mereka terlalu terikat dengan pemikiran tersebut sehingga sering kali, mereka terlihat dan terdengar sama dengan yang lainnya!

Melepaskan citra idola adalah suatu hal yang sering ingin dilakukan oleh para idola. Mereka juga menunggu waktu di mana mereka dapat menjadi diri mereka sendiri di depan kamera. Bintang Hallyu, Kim Hyun Joong, secara terbuka mengatakan bahwa dia ingin melepaskan citra idolanya sebagai seorang bintang solo. 

Apakah Anda tahu bintang idola lain yang ingin melepaskan citra “idola” mereka?


sumber

Read more »

Selasa, 12 Juni 2012

Ingin Rambut Cepat Panjang.? Ikuti Saran Berikut...

Banyak wanita yang terpaksa memangkas rambutnya karena kurang subur. Jika Anda ingin memiliki rambut panjang yang indah dalam waktu cepat, kami punya kiatnya!

1. Potong ujung rambut minimal sebulan sekali
Ingin rambut panjang kok ujungnya justru dipotong tiap bulan? Memang terasa aneh. Namun ada alasannya: memotong ujung rambut secara rutin akan membuat ujung-ujung rambut yang bercabang menjadi hilang, sehingga akar rambut dapat kembali menyalurkan nutrisi dengan tepat hingga ujung rambut. Hal ini juga akan membuat volume rambut Anda menjadi lebih tebal karena nutrisinya lebih merata.

2. Creambath sebulan sekali
Tak hanya dapat menghilangkan stres, creambath dengan gerakan memijat kulit kepala akan membuat peredaran darah di kulit kepala menjadi lebih lancar. Hal ini juga akan membuat rambut mendapatkan nutrisi secara merata. Selain itu krim creambath juga akan menambah nutrisi pada rambut sehingga membuatnya lebih indah.

3. Minum air yang cukup
Rambut yang kering akan menjadi lebih rapuh dan cepat patah sehingga sulit menjadi panjang. Nah, selain mencegah Anda dari dehidrasi, minum air yang cukup akan mencegah kekeringan pada rambut.

4. Menyisir dengan cara yang benar
Menyisir rambut dapat melancarkan peredaran darah di kepala, namun tak berarti Anda harus sering-sering melakukannya. Salah menyisir dapat membuat rambut semakin rontok dan patah. Lebih baik sisir dulu rambut Anda dalam keadaan kering sebelum keramas untuk mengurangi kekusutannya. Saat selesai keramas dan rambut dalam keadaan basah, gunakan sisir jari yang jarang agar rambut tidak rontok. Ingat, rambut Anda lebih rapuh dalam keadaan basah.

5. Hindari pemakaian alat pengering terlalu sering
Selain membuat rambut kering dan kusam, memanaskan rambut akan membuatnya menjadi lebih rapuh.

6. Jangan memakai pelembap di kulit kepala
Pelembap rambut atau conditioner hanya digunakan seperlunya. Biasanya diusapkan di ujung-ujung rambut kering. Jangan pernah menggunakannya di kulit kepala. Pelembap akan membuat kulit kepala Anda menjadi berminyak bahkan berketombe. Ingat rambut yang sehat tumbuh dari kulit kepala yang sehat.

7. Jangan keramas setiap hari

Keramas setiap mandi bukanlah cara untuk memanjangkan rambut dengan cepat. Ingat shampo Anda juga mengandung aneka bahan kimia. Jika bahan-bahan itu terlalu banyak dan sering digunakan ke rambut, maka hasilnya justru menjadi buruk.


sumber

Read more »

Kamis, 17 Mei 2012

Puluhan Ribu Manuskrip Kuno Indonesia Ada di Leiden...???


Sedikitnya 26.000 manuskrip kuno Indonesia saat ini berada di Perpustakaan Universitas Leiden, Belanda.
"Jumlah manuskrip kuno Indonesia di luar negeri memang sangat banyak, angka 26.000 itu belum ditambah dokumen bersejarah lain yang ada di Inggris, Malaysia, dan negara-negara lain," kata Kepala Perpustakaan Nasional RI Sri Sulasih.
Jumlah tersebut tergolong sangat banyak. Perpustakaan Nasional RI kini hanya memiliki 10.300 manuskrip kuno. Dengan kata lain, dokumen penting yang kini berada di Leiden 2,5 kali lipat lebih banyak dibanding yang berada di negara asalnya.
"Kami kesulitan untuk mengembalikan manuskrip-manuskrip di luar negeri ke Indonesia karena perpustakaan di luar negeri memperoleh kertas bersejarah tersebut dengan membeli, artinya mereka sudah berinvestasi. Dibutuhkan dana yang sangat besar untuk membeli kembali naskah asli tersebut," katanya.
Menurut Sri, perpustakaan di Leiden hanya memberi Indonesia satu naskah tiruan sedangkan naskah asli tetap di simpan di perpustakaan Belanda.
Kini yang dilakukan Perpustakaan Nasional RI antara lain adalah terus menggali dan mengumpulkan berbagai dokumen penting bersejarah dari daerah.
"Kami meminta perpustakaan daerah untuk mengumpulkan catatan-catatan bersejarah, bahkan jika perlu membelinya," ujarnya.


Read more »

Sabtu, 05 Mei 2012

10 Kuil Yunani Paling Menakjubkan

*1. Parthenon, Acropolis*
Parthenon yang terletak di atas Acropolis adalah salah satu bangunan paling terkenal di dunia dan kunjungan ke Athena tidak lengkap tanpa mengunjungi kuil ini. Pembangunan Parthenon dimulai pada tahun 447 SM, mengganti kuil tua yang dihancurkan oleh Persia, dan selesai pada tahun 432 SM. Tujuan dari pembangunan Parthenon adalah untuk tempat sebuah patung besar Athena Parthenos yang terbuat dari gading, perak dan emas. Suatu saat di abad ke-5 patung tersebut dijarah oleh salah satu kaisar Romawi, dan dibawa ke Konstantinopel, dimana kemudian patung tersebut dihancurkan. Selama sejarahnya yang panjang, Parthenon juga pernah dijadikan sebagai benteng, gereja, dan masjid.

*2. Valley of the Temples*
Terletak di punggung bukit di luar kota Agrigento, Sisilia, terdapatlah tujuh kuil Yunani yang sering disebut dengan Valley of the Temples
(Lembah Kuil). Kuil Concordia, dibangun pada abad ke-5 SM, adalah kuil yang masih berada dalam keadaan yang cukup baik dan merupakan salah satu kuil terbesar dengan gaya Doric yang masih berdiri. Kolom Doric memiliki tinggi 7 meter dan memiliki diameter 1,3 meter. Kuil lainnya termasuk Kuil Juno, digunakan untuk perayaan pernikahan, dan Kuil Heracles, kuil tertua di lokasi yang saat ini hanya terdiri dari delapan kolom saja.

*3. Kuil Hephaestus*
Terletak sekitar 500 meter di barat laut Acropolis, Kuil Hephaestus adalah kuil Yunani yang berada dalam keadaan paling baik di dunia. Kuil ini dibangun pada abad ke-5 SM di sebuah distrik yang berisi banyak tempat pengecoran logam dan toko-toko. Oleh karena itu kuil ini didedikasikan untuk Hephaestos, dewa pekerja logam. Kuil Hephaestus dirancang oleh Ictinus, salah satu arsitek yang juga bekerja di Parthenon.




*4. Paestum*
Paestum adalah sebuah kota Yunani-Romawi kuno di Italia selatan, yang terletak tidak jauh dari pantai dimana terdapat tiga buah kuil Yunani yang masih terjaga dengan baik. Kuil tertua di Paestum adalah Kuil Hera, yang dibangun sekitar tahun 550 SM oleh Yunani. Kuil di dekatnya dibangun sekitar seabad kemudian dan juga didedikasikan untuk Hera, dewi pernikahan dan kelahiran.
Selanjutnya, berdiri Kuil Athena yang dibangun pada sekitar tahun 500 SM.


*5. Kuil Segesta*
Terletak di bagian barat laut Sisilia, Segesta adalah salah satu kota utama dari bangsa Elymian, salah satu dari tiga bangsa asli di Sisilia. Populasi Segesta terdiri dari bangsa Elymian dan Yunani, meskipun bangsa Elymian dengan segera berbudaya Helenistik dan mengambil karakteristik eksternal budaya Yunani. Kuil Doric terletak tepat di luar situs kuno yang masih terpelihara dengan baik ini. Kuil tersebut dibangun pada akhir abad ke-5 SM dan memiliki 6 x 14 kolom Doric. Beberapa hal menunjukkan bahwa kuil ini tidak pernah benar-benar selesai. Kolom Doric belum bergalur dan kuil juga tampaknya memiliki kekurangan atap di atas ruang utama.

*6. Kuil Apollo Epicurius*
Terletak di lereng gunung terpencil di Peloponnese, Kuil Apollo Epicurius di Bassae adalah kuil Yunani yang masih terawat dengan baik. Kuil ini dibangun di suatu waktu antara tahun 450 dan 400 SM. Kuil ini sejajar dari arah utara ke selatan, berbeda dengan mayoritas kuil Yunani yang sejajar dari timur ke barat. Kuil ini tidak biasa karena memiliki contoh-contoh dari ketiga aturan klasik yang digunakan dalam arsitektur Yunani kuno. Kolom Doric bentuk peristyle sementara kolom ionik menopang teras dan kolom Korintus menopang ruangan di dalam.

*7. Erechtheum*
Erechtheum adalah sebuah kuil Yunani kuno dengan gaya ionik yang terletak di sisi utara Acropolis Athena. Kuil seperti yang terlihat hari ini dibangun antara tahun 421 dan 407 SM. Kuil ini didedikasikan untuk Erichthonius, seorang pahlawan Yunani. Kuil ini mungkin paling dikenal karena bentuk terasnya yang khas yang ditopang oleh enam tokoh perempuan sebagai pilar-pilarnya.

*8. Kuil Zeus*
Cyrene adalah kota yang paling penting dari lima koloni Yunani di Libya. Kuil ini dibangun pada abad ke-5 SM. Kuil ini sempat hancur saat pemberontakan kaum Yahudi di tahun 115 M, dan dipulihkan 5 tahun kemudian oleh bangsa Romawi atas perintah Kaisar Hadrian. Pada tahun 365 gempa bumi membuat kuil hancur untuk sekali lagi dan diputuskan untuk tidak dibangun kembali. Kuil ini lebih besar dari Parthenon, sebuah refleksi dari kekayaan dan pentingnya Cyrene dalam dunia Yunani kuno.

*9. Kuil Poseidon*
Terletak di ujung selatan semenanjung Attica di Yunani, Kuil Poseidon di Sounion dikelilingi pada tiga sisi oleh laut. Kuil ini dibangun sekitar tahun 440 SM, di atas reruntuhan sebuah kuil yang berasal dari Periode Archaic. Hanya beberapa kolom dari Kuil Poseidon yang masih berdiri hari ini, tetapi kolom tersebut masih dalam keadaan utuh mirip dengan Kuil Hephaestus, yang mungkin telah dirancang oleh arsitek yang sama.




*10. Kuil Olympia Zeus*
Meskipun hanya beberapa kolom yang masih tetap berdiri dari Kuil Olympia Zeus di Athena, tidak perlu banyak imajinasi untuk menyadari bahwa kuil ini adalah salah satu kuil raksasa. Konstruksi dimulai pada abad 6 SM selama pemerintahan tirani Athena, yang diperkirakan merupakan bangunan kuil terbesar di dunia kuno, tetapi tidak selesai sampai masa pemerintahan Kaisar Romawi Hadrian pada abad ke-2 M, 638 tahun setelah proyek kuil ini dimulai.



sumber

Read more »

Sabtu, 21 April 2012

Pahatan Karya Ron Mueck yang menyerupai aslinya




Read more »

Sabtu, 07 April 2012

Lima Maestro Seni Rupa Indonesia

Belajar lukisan artinya mempelajari sejarah. Itu motivasi kolektor dan kurator ternama Oei Hong Djien saat memilih lima pelukis sebagai maestro seni rupa Indonesia. "Mereka adalah tokoh yang punya kekuatan dan kontribusi yang besar bagi seni rupa modern di Indonesia," kata Oei Hong Djien saat membuka pameran karya lima maestro itu di museum pribadinya di Magelang, 5 April 2012.

Lima maestro dipilih turut berjuang untuk kemerdekaan sambil meletakkan pondasi untuk seni rupa Indonesia. Era mereka berbeda dengan Raden Saleh yang hidup dalam masa kolonial. Lima maestro ini hidup dalam masa pra kemerdekaan, dan terus berkarya saat masa revolusi. Hidup dalam masa peralihan, sejarah Indonesia bisa dilihat dari karya-karya mereka.

Oei menjelaskan, saat ini dunia seni rupa terus berkembang seiring dengan berkembangnya teknologi. Dari medium tradisional, seni rupa kini bisa diterapkan dalam aneka medium. "Sedangkan lima maestro ini berkarya secara konvensional, secara ekonomi mereka juga mengalami masa-masa sulit saat miskin dan sengsara," kata OHD.

Dia berharap karya-karya lima maestro ini bisa dinikmati lebih banyak orang melalui pameran di museum pribadinya yang dibuka untuk publik. Koleksinya lebih dari 2000 ribu lukisan yang akan diungkap sedikit demi sedikit. "Seniman Indonesia tak kalah dengan seniman luar," kata dia.


Berikut ini sekilas mengenai lima maestro Indonesia itu seperti dituturkan oleh Oei yang mengenal baik mereka pada masa hidupnya. Masing-masing punya ciri khas sendiri-sendiri.

Hendra Gunawan: Bebas pengaruh asing.

Hendra adalah seniman yang menghabiskan hidupnya di penjara sebagai tahanan politik. Dia dituduh terlibat pemberontakan PKI dan dipenjara selama belasan tahun. Padahal sejatinya Hendra tidak terlibat politik praktis. Dia hanya menjadi anggota Lekra, lembaga kesenian bentukan PKI. Hendra disebut dekat dengan rakyat karena dia melukis masalah keseharian rakyat.

Di penjara Hendra melukis. Hal itu menjadikan dia sebagai pelukis Indonesia yang paling bebas dari pengaruh gaya dan aliran dari luar negeri. "Hendra tidak kena pengaruh dari luar karena selalu berada di penjara. Dia murni pelukis Indonesia," kata OHD.

Lukisan Hendra dikenal karena pemilihan warnanya yang berbeda. Hendra juga dikenal sangat memuliakan wanita. Seiring berjalannya waktu, pilihan warna pada lukisan Hendra menjadi makin cerah.

Meski dipenjara, menurut Oei, Hendra tak dendam. "Dia bahkan melukis potret diri Presiden Soeharto," kata Oei. Sayang lukisan itu belum dapat dipamerkan karena sedang direstorasi. Hendra juga melukis beberapa lukisan mengenai kejadian di lubang buaya, menurut versi yang diceritakan Orde Baru.

Widayat: Picasso Indonesia

Widayat melukis dirinya bersama adik perempuannya
Widayat dijuluki Oei sebagai Picasso Indonesia. Meski demikian, Widayat bukan hanya melukis abstrak. Lukisan pertamanya tahun 1953. Saat itu lukisan Widayat masih beraliran realis.

Tahun-tahun berikutnya lukisan Widayat berubah menjadi abstrak. Widayat banyak terpengaruh Picasso, juga dalam melukis tubuh telanjang. Tapi lukisan telanjang karya Widayat berbeda dengan karya Affandi yang penuh gairah. "Lukisan nude karya Widayat lebih lucu, bernuansa romantik," kata OHD.

Oei menyebut Widayat sebagai Picasso Indonesia karena kreativitasnya. Widayat punya etos kerja tinggi, tak ada satu haripun yang dia lewatkan tanpa melukis. "Karyanya apolitis tapi punya sifat magis," kata Oei.

Affandi: Emosi dalam potret diri

Potret diri Affandi tahun 1960 dan 1961.
Affandi mungkin pelukis paling terkenal dibanding empat maestro lain. Sebagian besar lukisan Affandi bertema potret diri. Meski Affandi hanya satu orang, ternyata lukisan yang dihasilkan selalu berbeda karena moodnya saat melukis tak akan pernah sama. Contohnya, dua lukisan self portrait yang dibuat tahun 1960 dan 1961 tapi sangat berbeda.

Menurut OHD, lukisan merupakan penyaluran jiwa Affandi, dari apa yang ada dalam pikirannya, disalurkan dalam lukisan serta merta. Bahkan, Affandi kadang tak memakai kuas dalam melukis. "Affandi sangat emosional, dia mencurahkan jiwanya melalui subyek yang dilukisnya," kata OHD.

Selain potret diri, Affandi sangat dipengaruhi budaya Bali. Dia banyak melukis barong dan adu ayam. Oei juga punya satu lukisan Affandi yang disebutnya sebagai mahakarya lukisan interior. Lukisan itu menunjukkan interior kelenteng di Jogja dengan warna dominan merah dan hitam.

Lucunya, Affandi adalah satu-satunya pelukis yang pada masa itu memperbolehkan kolektor membeli lukisannya dengan cara dicicil. "Terserah berapa kali, berapa lama. Akibatnya lukisan Affandi paling laku," kata Oei sambil tertawa.

S Sudjojono

Berbanding terbalik dari Hendra, Sudjojono justru politikus Partai Komunis Indonesia tapi tak dipenjara. Padahal Sudjojono menjadi anggota DPR dari Partai Komunis Indonesia karena kelihaiannya berpolitik. Sudjojono lepas dari tuduhan makar karena dia sudah lebih dulu keluar dari keanggotaan PKI karena menikah lagi dengan seorang perempuan.

Sebagai politikus, lukisan Sudjojono juga paling politis. Selalu ada pesan yang dia ingin sampaikan melalui lukisannya. Misalnya, penari topeng menggambarkan ketidakjujuran. Bahkan, kerapkali dia menuliskan tulisan untuk menjelaskan maksud lukisannya. Dalam lukisan berjudul 'Perjuangan belum selesai', Sudjojono menulis "Perdjuangan belum selesai, djalan masih pandjang menuju gerbang kemerdekaan."

Sudjojono adalah pelukis yang intelek. Karyanya diciptakan melalui proses pemikiran dan punya konsep. Tapi dia sering dikritik karena dianggap disusupi ideologi kiri dalam melukis. Tak banyak karya buatan masa revolusi yang tersisa. Hampir 50 karya dibakar Belanda saat kumpeni menyerbu Jogja.

Soedibio: Bapak surealis Indonesia

Lukisan kelam Soedibio.
Tidak tanggung-tanggung, Oei menyebut Soedibio sebagai bapak surealis Indonesia. "Tahun 40-an dia sudah membuat karya surealis, sangat melampaui zamannya," kata Oei.

Sayang, karena persoalan pribadi Soedibio menghilang dari dunia seni rupa selama 15 tahun. Akibatnya, nama Soedibio paling tidak terkenal dibanding yang lain. Karyanya masih dihargai lebih murah daripada beberapa pelukis muda.

Keunikan Soedibio ada pada gaya lukisannya yang berubah dengan drastis sesuai kisah hidupnya. Lukisannya pada zaman revolusi bernuansa kelam dan meununjukkan kekerasan. Dia kemudian menghilang, dan kembali lagi dengan gaya lukisan yang lebih lembut. "Setelah dia muncul, semua kekerasannya hilang. Pada akhir hidupnya, lukisannya menjadi bergaya dekoratif," kata Oei.

Hidup Soedibio melarat. Lukisannya banyak yang dijual untuk menghidupi lima anaknya yang masih kecil. Kini istri Soedibio sudah tak punya satupun lukisan karya almarhum suaminya.

Soedibio meninggal tahun 1981, meninggalkan lima anak. Si bungsu berusia 40 hari dan sulung berusia 9 tahun. "Kalau saya kangen lukisan Bapak, saya pergi ke tempat kolektor untuk melihat karya suami saya," kata istri Soedibio, Saitem, saat menghadiri pameran lima maestro di Magelang.


sumber

Read more »

Minggu, 01 April 2012

Penemuan Lukisan Da Vinci Di Balik Tembok


Penemuan Lukisan Da Vinci Di Balik Tembok

karya Da Vinci memang misterius, belum terungkap penuh lukisan monalisa kini ditemukan lagi karya Da Vinci di balik tembok. Berapa karya - karya Da Vinci sebenarnya..? Di postingan kali ini akan membahas Penemuan Lukisan Da Vinci Di Balik Tembok yang penuh misterius.


Ilmuwan dan seniman telah lama mencari lukisan agung karya Da Vinci, "The Battle of Anghiari", yang hilang. Pencarian terus dilakukan, tetapi lukisan tak kunjung ditemukan.

Kini, pakar diagnosa karya seni dari Universitas California, San Diego, Maurizio Seracini, bersama National Geographic Fellow mengklaim telah menemukannya.

Seracini mengatakan bahwa "The Battle of Anghiari" berada di balik tembok tebal di Hall of 500 Palazzo Vecchio, di balik mural Girgio Vasari "The Battle of Marciano". Untuk menemukannya, Seracini membuat enam lubang di tembok tempat Vasari membuat muralnya. Lubang dibuat di tempat yang tepat sehingga tidak merusak mural. Selanjutnya, alat yang dilengkapi kamera dimasukkan ke lubang tersebut. Kamera mencari tanda-tanda yang menunjukkan bahwa ada lukisan Da Vinci di balik karya Vasari.

"Data yang didapatkan sangat mencengangkan," ungkap Seracini yang menjadi direktur Center for Interdisciplinary Science for Art, Architecture and Archaeology di universitasnya.

"Meski masih pada fase awal penelitian dan masih banyak misteri yang harus dipecahkan, bukti menunjukkan bahwa kami mencari di tempat yang tepat," kata Seracini seperti dikutip Livescience.

Bukti yang mendukung temuan tersebut antara lain material hitam dengan komposisi kimia sama dengan pigmen hitam di lukisan Da Vinci lain, "Mona Lisa" dan "St John the Baptist". Selain itu, terdapat material merah yang terbuat dari bahan organik dan material berwarna krem yang tak mungkin ditemukan di dinding biasa.

Seracini juga menemukan rongga antara dinding lukisan Da Vinci dan dinding mural Vasari. Ada kemungkinan, Vasari sengaja membuat tembok untuk melestarikan lukisan Da Vinci. Klaim Seracini mendapat tanggapan dari banyak pihak. Tomaso Montanari, pakar sejarah seni, misalnya, mengkritik klaim Seracini tersebut. 

"Apa maksudnya mengatakan bahwa penemuan itu sesuai dengan karya Leonardo? Itu mungkin saja lukisan sembarang dari zaman Renaissance. Semua lukisan dari zama Renaissance bisa saja dilukis di sana," katanya seperti dikutip BBC, Senin.

Ia menilai bahwa penemuan Seracini tidak kredibel. Montanari juga mengungkapkan bahwa penelitian itu minim tim netral yang berhak mengevaluasi hasil penelitian.

Berdasarkan catatan sejarah, "The Battle of Anghiari" dibuat Da Vinci atas permintaan Piero Soderini pada tahun 1502. Lukisan menggambarkan ksatria Italia yang mengalahkan Milan pada tahun 1440 di dataran Anghiari, Tuscany. Lukisan itu membentang pada tembok sepanjang 6 meter dan lebar 3 meter.

Pada tahun 1550an, Vasari diminta untuk mendekorasi ulang Hall of 500. Diduga, Vasari sengaja tak menghancurkan lukisan Da Vinci.
 

Read more »

Rabu, 21 Maret 2012

Menjadi Stand-up Comedian Pekerjaan Yang Menjanjikan

Istilah stand-up comedy barangkali masih kurang akrab di telinga masyarakat Indonesia. Padahal salah satu bentuk seni komedi ini sudah dikenal di Amerika dan Eropa sejak abad ke-18.
Jerry Seinfeld yang populer lewat serial 'Seinfeld' adalah salah seorang contoh comic (komedian stand-up) yang cukup terkenal di AS. Di Indonesia, orang mengenal stand-up comedy lewat Dono, Kasino, dan Indro.
Stand-up comedy kembali terdengar gaungnya pada tahun lalu, ketika beberapa stasiun televisi swasta membuat tayangan stand-up comedy. Tayangan tersebut akhirnya melahirkan sejumlah comic baru. Mereka di antaranya Raditya Dika, Pandji Pragiwaksono, dan Soleh Solihun.
Nama yang terakhir disebut tentunya tak asing lagi bagi para pecinta tayangan stand-up comedy. Meski minim ekspresi, Soleh sukses mengocok perut para penontonnya. Vivanews berkesempatan mewawancarai pria kelahiran Bandung, 2 Juni 1979. Berikut  petikan wawancara dengan alumnus Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran jurusan Jurnalistik ini.
Bisa dijelaskan apa yang dimaksud dengan stand-up comedy?
Si comic itu tampil membawakan pengamatan terhadap sesuatu, disajikan dalam bentuk monolog dan komedi, intinya itu.
Bagaimana perkembangan stand-up comedy di Indonesia?
Dari bulan Juli tahun lalu meningkat pesat. Menggembirakan perkembangannya, dari yang tadinya cuma komunitas saja. Sebelumnya sih sudah ada stand-up comedy, cuma belum memasyarakat saja. Gara-gara Raditya Dika dan Pandji kan di Twitter.
Jadi semenjak 13 Juli 2011 itu pertama kali stand-up Indonesia berdiri. Mereka bikin acara di Comedy Cafe. Nah dari situ perkembangannya meningkat, yang menikmati stand-up comedy nggak hanya orang tertentu, tapi juga masyarakat luas.
Stand-up comedy sudah ada Amerika dan Eropa sejak lama. Apakah bisa dikatakan Indonesia agak telat?
Kalau telat sebenarnya nggak ada istilah terlambat. Dari dahulu juga sebenarnya sudah ada cikal bakal stand-up comedy. Ada katanya pelawak Yogyakarta, gaya dia memang sudah stand-up comedy, cuma kan belum ada yang memakai istilah itu. Iwel juga dari tahun 1990-an memulai stand-up comedy di televisi.
Jadi sudah ada dari dahulu. Cuma sekarang karena ada anak-anak muda itu dan karena ada media sosial, seperti You Tube. Ada juga Jakarta Comedy Club. Sebelum komunitas ini muncul, mereka sudah mempraktikan stand-up ini. Cuma kita saja tak tahu karena masih di kalangan terbatas. Baru karena dua televisi itu saja (MetroTV dan KompasTV) yang baru berani mengeluarkan ide itu. Kalau dibilang terlambat nggak juga, ya mungkin sekarang saja saatnya.

Bagaimana soal tanggapan masyarakat Indonesia yang masih sensitif menerima lawakan seperti stand-up comedy?

Ya wajar sih. Pertama, ini kan orang-orang baru kenal gaya komedi seperti ini. Jadi belum terbiasa. Kedua, orang Indonesia memang terlalu sensitif. Maksudnya terlalu memikirkan perasaan seseorang. Ya harusnya santai saja sih. Intinya memang belum terbiasa.
Tapi di luar negeri pun stand-up comedy menimbulkan orang nggak suka. Kayak tahun 1960-an pernah ada yang dituntut ke pengadilan gara-gara stand-up-nya. Cuma karena di Amerika sudah mengerti. Nah ini kan orang belum mengerti maksudnya karena sudah terbiasa lihat lawak yang nggak kasih opini. 

Kalau stand-up comedy kan mengeluarkan statement. Yang namanya orang mengeluarkan opini pasti ada yang nggak suka, pasti pro dan kontra selalu ada. Ada beberapa hal yang oke nggak usah dibahas atau jangan terlalu to the point. Intinya karena menyangkut opini, jadi pasti ada pro kontra.
Bagaimana awal mula menjadi seorang comic?
Awalnya gara-gara jadi MC sebelum jadi comic, dari tahun 2000-an. Terus tahun 2010 ada salah satu radio anak muda di Jakarta bilang 'Eh elo kayaknya bisa nih ikut stand-up di event off air radio kita'. Jadi mereka ada tiga band, di sela-sela band itu ada stand-up comedy.
Nah dari tahun 2010 itu September atau Oktober, lagi stand-up minta direkamin sama teman dan dimasukkan ke You Tube. Jadi waktu komunitas stand-up berdiri mereka tahu saya pernah stand-up sebelumnya.
Belajar jadi comic dari siapa?
Saya nggak pernah belajar. Karena sering ngomong di depan umum saja kali ya. Di kampus sering jadi MC. Ya nggak tahu, akhirnya begitu saja. Nggak pernah belajar teori. Kan yang lain pada belajar teori, saya nggak tahu teorinya bagaimana. Yang penting tujuannya buat orang ketawa. Bagaimana ketika ngomong itu bikin ketawa. Itu saja.

Apa saja yang dipersiapkan sebelum melakukan stand-up comedy?

Ya paling memikirkan saja mau ngomong apa, saya ingat-ingat. Saya catat poin-poinnya. Nanti pas di atas panggung ya sudah diomongin saja.
Tanggapan orang-orang terhadap penampilan Anda di atas panggung?
Selama ini orang-orang banyak yang suka. Salah satu indikatornya kan karena sering dipanggil, dapat job. Jadi alhamdulillah bagus. Follower saya juga bertambah.
Pernah ada pengalaman kurang menyenangkan saat tampil di atas panggung. Misalnya penonton tidak tertawa?

Kalau saya situasi nggak enak lebih ke teknis. Misalnya mikrofonnya nggak enak, volumenya nggak kenceng. Jadi kalau ngomong capek, ketarik-tarik urat. Atau kalau penonton jauh, nggak kelihatan muka penontonnya itu pasti nggak bagus penampilannya. Kalau saya asal penonton dekat, bisa melihat muka penonton dan mikrofon nyaman, saya nggak perlu teriak-teriak, ya pasti penampilan bagus.
Kabarnya Raditya Dika beberapa menit stand-up dibayar mahal. Anda sendiri bagaimana. Apakah pekerjaan sebagai comic cukup menjanjikan?
Kalau dari saya alhamdulillah. Saya stand-up 15 menit sudah lebih besar sedikit dari gaji sebulan waktu di majalah..hahaha...Ya pokoknya menjanjikan.
Pernah menganggap diri sendiri lucu?
Lumayan ya..hahaha..Buktinya kalau orang lihat saya stand-up atau ngobrol mereka ketawa, ya berarti lucu. Memang saya minim ekspresi, ngomong nadanya datar, mukanya datar nggak ekspresif. Tapi yang penting orang ketawa.
Ada comic favorit di Indonesia atau luar negeri?

Saya bukan pemerhati stand-up comedy. Cuma karena sering di panggung, banyak orang yang suka, ya jalani saja. Pekerjaannya enak kok, bikin orang ketawa, dibayar gede.
Paling kalau ditelusuri keinginan saya untuk melucu itu karena Zainuddin MZ. Waktu SD, bapak saya suka beli kaset Zainuddin MZ. Nah saya suka ketawa mendengarnya. Saya terhibur dengan gaya beliau. Ceramahnya sih nggak ada yang ingat, cuma dia itu orangnya lucu. Waktu itu saya mengidolakan Zainuddin MZ. Ya makanya sempat ingin jadi ustad gara-gara Zainuddin MZ.
Pesan bagi comic lain agar bisa menjadi stand-up comedian yang hebat?
Harus punya ciri, karakter. Jangan jadi yang biasa-biasa saja. Minimal orang jadi langsung terbayang karakternya seperti apa. Makanya si Mongol itu cepat naik, karena dia yang satu-satunya seperti itu di antara comic-comic yang lain. Secara muka pun sudah lucu dan berkarakter.


sumber

Read more »

Sabtu, 17 Maret 2012

Jagoan Ukulele dari Yogyakarta

Berikan dua buah ukulele kepada dua anak muda yang baru saja lulus SMA ini. Mereka akan memberikan sebuah karya musik yang membuat Anda tercengang.

Ogi dan Rebet, dua anak muda dari Yogyakarta, punya potensi yang luar biasa di dunia musik. Mereka memiliki kemampuan menulis lagu yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Mengusung nama Answer Sheet, Ogi dan Rebet lebih banyak mengandalkan ukulele sebagai instrumen musik utamanya. Di tangan mereka, instrumen kecil ini berhasil menjadi senjata maut. Suara unik dari ukulele berhasil mereka maksimalkan.

Terbentuk di tahun 2009, Answer Sheet kerap membuat lagu yang sederhana. Aransemen musik yang simpel terdengar jujur. Bersanding serasi dengan lirik-liriknya yang juga tidak macam-macam. Sang vokalis bernyanyi dengan pelafalan Bahasa Inggris yang terbilang bagus. Dia pun tidak sok-sokan mengambil nada-nada yang susah. Nada-nada dirangkai dengan baik sehingga menghasilkan hook-hook yang membuai di lagu-lagu mereka.

Dengarkan saja lagu-lagu mereka seperti “A Love Beach, Sadranan”, “Stay, Leave”,  dan “The Pleasant Drink of United Ink”. Kedamaian akan menghampiri pikiran, dan terbebas sesaat dari tekanan yang menerpa. Kejujuran mereka dalam bermusik akan langsung terasa.

Dulu, Ogi dan Rebet punya latar belakang musik yang berbeda. Ogi adalah drummer untuk sebuah band deathcore, sementara Rebet asyik dengan proyek musik electro. Kini, mereka jatuh cinta dengan ukulele, dan ingin bereksperimen dengan alat musik kecil tersebut.

Saat ini mereka sedang menyelesaikan proses rekaman album penuh pertama “Answer Sheet”. Mereka membagi sedikit cerita kepada Yahoo! Indonesia.

Sudah sampai mana proses pembuatan album kalian?
Kami sekarang lagi proses menyempurnakan rekaman. Tinggal satu kali lagi rekaman lagi, selesai. Langsung lanjut proses mixing.

Ukulele masih jadi instrumen utama kalian. Ada penambahan atau perkembangan apa lagi untuk album ini?
Answer Sheet akan selalu pakai ukulele, apapun kemasannya. Untuk album ini kami banyak memasukkan unsur-unsur etnik dan ambient. Ada juga lagu yang sengaja kami biarkan menjadi lagu instrumental. Jadi lebih campur-campur, hehehe. Kalau instrumennya paling kami pakai bass, keyboard, beberapa perkusi tambahan.

Apakah semua proses kreatif ada di tangan kalian? Atau ada campur tangan dari pihak lain?
Untuk proses kreatif seperti penulisan lagu dan keputusan di dalam studio, tetap dari kami berdua. Bantuan dari teman-teman lebih kepada urusan teknis ya. Ada teman yang membantu merekam bass, ada operator yang membantu kami rekaman. Biasanya mereka juga suka memberi masukan sih, tapi keputusan tetap di kami berdua.

Ada musik yang mempengaruhi kalian saat membuat album ini?
Di beberapa saat, kami sepertinya terlalu banyak mendengarkan musisi ambient/post rock seperti Explosions in the Sky, This Will Destroy You, Sigur Ros, dan lain-lain. Hahaha! Makanya kami jadi banyak bermain ambient. Tapi secara keseluruhan masih sama seperti dulu sih. Kami banyak mendengarkan Beirut, Jens Lekman, Dent May & His Magnificent Ukulele, Jake Shimabukuro, Maritime, Adam Sandler, dan Hello Goodbye.




sumber

Read more »

Kamis, 15 Maret 2012

Rumah Tua Disulap Jadi Rumah Modern Semi Transparan

Rumah tua yang usang bukan berarti tidak lagi dapat difungsikan. Salah satu contohnya adalah sebuah rumah tua yang terletak di Limpopo, Afrika Selatan ini. Dari bangunan tua menjadi sebuah rumah modern semi transparan yang sangat cantik dan tentu saja membuat pemiliknya berbangga hati.

Properti ini diberi nama The Aboo Makhado Residence atau Rumah Abu Bakar. Sang pemilik kemudian menugaskan Nico Van Der Meulen Architects untuk merancang ulang rumah tinggal ini. Tugas mereka adalah merekonstruksi rumah tua ini menjadi sebuah rumah tinggal modern dengan banyak pencahayaan alami dan mengurangi panas berlebihan dalam rumah. Renovasi rumah akhirnya memperbesar area living dari 343 meter persegi (m2) menjadi 494 m2.

Atap asal rumah yang berkubah dan terbuat dari batu berat diganti dengan baja dan kaca, dinding juga dibuat menggunakan bahan yang sama. Akhirnya tampilan baru rumah yang modern dan terbuka ke segala arah menjadikan rumah tinggal ini tampak menawan dan indah.

"Kami menggunakan kaca dengan ukuran dan jumlah yang besar memungkinkan cahaya alami masuk ke dalam rumah sebanyak mungkin, " kata salah seorang dari tim arsitek, seperti dilansir dari Freshome, kemarin.

Selain itu penggunaan struktur ringan terisolasi memungkinkan udara dalam ruangan cepat menjadi dingin pada malam hari, sehingga pengaturan udara dan mesin pendingin di dalam rumah dapat terkontrol dengan baik. Penggunaan fitur air dan kolam renang juga menciptakan pendinginan alami yang sekaligus membuat suasana rumah menjadi sejuk.


sumber

Read more »