banner ads banner ads banner ads banner ads

Minggu, 27 Mei 2012

Tongkat Keramat Bung Karno yang Diperebutkan

GAUNG peringatan satu abad Soekarno seakan tak mau sirna. Seabrek kegiatan yang dimulai menjelang kelahirannya, 6 Juni lalu, selalu marak. Agenda acara paling bontot, pameran “Jumpa Bung Karno” di Gedung Pola, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, pun mendapat perhatian luar biasa dari masyarakat. Ajang pamer benda peninggalan Bung Karno, yang berlangsung hingga 15 September, itu disesaki pengunjung tak kurang dari 5.000 orang setiap hari.

Pameran itu seakan menabalkan Bung Karno sebagai sosok yang tak lekang dimakan waktu. Sampai-sampai, peranti tetek-bengek Bung Karno pun dikeramatkan pengagum beratnya. Tak sedikit yang menyebutnya sebagai pusaka. Termasuk “kasus tongkat komando Bung Karno” yang menyeret Lia Aminuddin, tokoh Salamullah, ke pengadilan, Rabu pekan lalu.

Gara-gara melenyapkan tongkat Bung Karno itulah, Lia digugat Rudi Fachrudin, yang mengklaim sebagai “ahli waris” si tongkat. Toh, banyak kalangan menyangsikan bagaimana juntrungannya tongkat keramat itu berpindah ke tangan Rudi. Apalagi, yang disebut tongkat komando Bung Karno, menurut Enong Ismail, anggota tim inventaris pameran “Jumpa Bung Karno”, ya, cuma satu.

Tongkat komando tersebut kini dipajang di lantai V Gedung Pola. Sedangkan belasan lainnya yang disimpan di Istana Merdeka adalah tongkat biasa, pemberian pimpinan negara sahabat, ketika Soekarno masih menjabat presiden. Meski begitu, para pemegang tongkat komando Soekarno banyak bermunculan. Mereka mengklaim sebagai tongkat asli, lengkap dengan sejarah dan cerita kesaktiannya.

Koeshartadi, misalnya. Pengusaha asal Surabaya ini mengaku pernah memiliki tongkat berjuluk Tunggul Drajat Ndaru Puspito -tonggak lurus penopang bunga hasil perburuannya pada 1990. Wujudnya jauh berbeda dibandingkan dengan tongkat milik Rudi. Tunggul memiliki badan dari logam warna cokelat sepanjang 40 sentimeter. Pada bagian atas, warnanya lebih muda ketimbang bawahannya.

Pemburu benda klenik itu mengklaim tongkat Tunggul-nya adalah yang asli. “Sejarahnya paling jelas,” kata pengurus daerah Ikatan Pencak Silat Indonesia Jawa Timur itu. Yang dimaksud sejarah oleh Koeshartadi rupanya tak jauh dari dunia mistik yang sulit dicerna akal sehat.

Menurut Koes, si Tunggul adalah tongkat komando yang pernah dipegang Mahapatih Majapahit, Gajah Mada. Asal-muasalnya, konon, dibuat Empu Barada, pembuat keris yang tersohor di era Raja Airlangga, 10 abad silam. Seterusnya, perjalanan sang tongkat kian musykil, yang tak ketemu rujukannya dari ahli sejarah.

Koes yang demen ilmu kebatinan itu berkisah bahwa sang tongkat sempat moksa -raib ke alam gaib- sebelum tiba-tiba muncul di Blitar, Jawa Timur. Koes menjelajah sekujur tanah Jawa untuk mendapat pusaka Bung Karno. Tapi, ia hanya ketemu satu barang, ya tongkat itu tadi.

Perjumpaan dengan si tongkat, kata Koes, lewat seorang warga Blitar yang tak jelas asal-usulnya. Ia membelinya dengan harga jutaan rupiah. Meski akhirnya, tongkat itu dilepas Koes, karena ia merasa tak berhak memilikinya. Namun, Koes merahasiakan pembelinya dan bes- arnya “mas kawin” pengganti tongkat.

Hikayat tongkat versi Romo Yoso, tokoh kasus Brigade X Malang yang mengaku titisan Bung Karno, lebih aneh bin ajaib. Koleksi barang keramat Soekarno milik Romo Yoso tak cuma tongkat. Selain tiga pucuk tongkat, Romo Yoso juga mengaku punya burung Garuda Emas, pedang Kiai Sengkelad, keris Nogo Sosro dan Setro Banyu, serta seabrek nama aneh yang disebut Romo Yoso sebagai barang keramat Bung Karno.

Anehnya, semua barang tersebut didapat dari hasil pertapaan Romo Yoso di gua-gua yang dianggap keramat. “Semua pusaka di Nusantara milik Bung Karno sudah saya miliki,” kata Romo Yoso, yang berburu harta Soekarno sejak 11 tahun silam.

Keberadaan tongkat dari antah berantah itu berlainan dengan kesaksian Kanjeng Raden Haryo Tumenggung Hardjonagoro, ahli budaya senior Keraton Surakartahadiningrat. Seingat Hardjonagoro, yang dikenal dekat dengan Soekarno di awal 1960-an, tongkat koleksi Bung Karno jumlahnya sekitar 10. Bahan dasarnya dari kayu. “Ada yang dari cendana, gading, akar bahar, dan dipadu dengan sungu,” kata abdi dalem keraton yang punya nama asli Go Tik Swan itu.

Sayangnya, Hardjonagoro tak bersedia merinci wujud tongkat asli milik Bung Karno itu. “Saya hanya mau mengatakan kepada Bu Megawati,” katanya. Gusti Raden Ayu Koes Moertiyah, putri raja Surakarta Paku Buwono XII, pun meragukan keaslian benda peninggalan Bung Karno yang beredar di masyarakat. Anggota legislatif dari PDI Perjuangan itu menduga, benda-benda milik tokoh terkenal seperti Soekarno hanya dijadikan komoditas bisnis.

Seperti kejadian bulan lalu, ketika Gusti Mung, panggilan akrabnya, kedatangan tamu bernama Salimi yang membawa sebilah keris. Menurut penuturan Salimi kepada Gusti Mung, keris tersebut punya “garis kerabat” dengan keris-keris Bung Karno. Salimi bermaksud menyerahkan keris itu kepada Megawati Soekarnoputri lewat Gusti Mung.

Permintaan Salimi ini ditolak Gusti Mung. “Orang itu punya maksud tak jujur,” katanya. Gusti Mung yakin, bila dituruti, ujung-ujungnya hanya soal duit. Biasanya, masih kata Gusti Mung, mereka akan minta duit untuk biaya selamatan yang besarnya jutaan rupiah.

Sebagai komoditas menggiurkan, di mata para pemburu, barang peninggalan Soekarno tak ubahnya harta karun. Selain benda pusaka, Soekarno disebut-sebut juga menyimpan dana revolusi berwujud emas lantakan dan jutaan poundsterling di Union Bank of Switzerland (UBS), Swiss. Tersebutlah Gunarjo dan Pujo Warno, para pemburu harta “warisan” itu.

Gunarjo, pendiri lembaga pendidikan Gama 81, Yogyakarta, konon menghamburkan duit hingga Rp 4 milyar untuk mencairkan simpanan Soekarno itu, dalam kurun 1988-1990. Pria asal Solo ini meyakini, aset atas nama Mr. Soekarno di bank Swiss tersebut benar adanya. Dalam sertifikat UBS, tertera berat emas lantakan Soekarno mencapai 72.000 ton. Tapi, harta ini tak bisa dicairkan. “Mereka punya aturan main yang tidak bisa ditembus,” katanya ketika itu.

Informasi emas simpanan Bung Karno itu juga menyeret Pujo Warno, pengusaha semen asal Jakarta, untuk mengubernya. Emas versi Pujo Warno jumlahnya “cuma” 4,5 ton. Toh, meski bertandang ke UBS, yang diyakini sebagai tempat penyimpanan, Pujo pulang dengan tangan hampa.

Sultan Sulu Filipina, Maulana Jamalul Kiram III, pun terpedaya isu emas lantakan Soekarno. Ia tergiur membeli sertifikat emas Soekarno di UBS, yang dipegang Parman, warga Klaten, April tahun lalu. Duit Rp 7 juta telah diserahkan kepada Parman, eh, ternyata, sertifikat itu palsu.

Bisa jadi, tongkat dan keris peninggalan Soekarno yang diributkan orang adalah benda tiruan belaka. Guruh Soekarnoputra sendiri meyakini, benda-benda peninggalan Soekarno tak ada yang tersebar di masyarakat. “Kalaupun ada, harus jelas pembuktiannya,” kata bungsu lima bersaudara dari istri Soekarno, Fatmawati, itu kepada Dewi Sri Utami dari Gatra.

Tampaknya, soal buru-memburu benda pusaka Soekarno itu, menurut Prof. Dr. Simuh, lebih dilatari kepercayaan mistik. Dalam pengamatannya, Soekarno tergolong figur yang tak bersih dari mistik. “Barang-barang Soekarno itu representasi kepemimpinan gaya kerajaan, yang diyakini berdaya magic,” kata pakar sinkretisme yang juga guru besar Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta.


sumber

Read more »

Kandungan Lemak Avokad, Baik atau Buruk?

Avokad merupakan buah kaya nutrisi yang sudah dimanfaatkan masyarakat suku Aztec, sejak berabad-abad silam. Buah yang mereka sebut sebagai ahuacatl ini diandalkan sebagai makanan pemacu libido.

Tak hanya sebagai afrodisiak, dalam perkembangannya, avokad juga dimanfaatkan untuk bahan ramuan kesehatan dan kecantikan. Hanya, kandungan lemak tinggi dalam daging buah avokad membuat banyak orang sering khawatir mengonsumsinya.

Sejumlah studi memang membuktikan kandungan lemak cukup tinggi dalam daging buah avokad. Namun, lemak ini merupakan jenis lemak tak jenuh tunggal atau monounsaturated fat, yang bermanfaat menutrisi tubuh.

Memasukkan avokad dalam menu diet harian cukup membantu meningkatkan kadar high density lipoprotein (HDL), jenis kolesterol yang justru menjauhkan risiko penyakit jantung dan stroke karena bekerja membersihkan dan melancarkan aliran darah.

Tingginya kandungan lemak sehat dalam tubuh juga berperan melancarkan proses pencernaan, memaksimalkan penyerapan sari makanan di usus, memaksimalkan produksi hormon-hormon penting dalam tubuh, serta membantu menyehatkan kulit dan rambut.

Selain avokad, lemak tak jenuh tunggal juga banyak terkandung dalam kacang-kacangan, biji-bijian, minyak zaitun, minyak canola dan minyak bunga matahari. Produk-produk pangan yang kerap tersaji dalam menu diet mediteranian.

Jangan khawatir berat badan bertambah gara-gara menyantap avokad. Agar mendapat nutrisi maksimal, yang perlu Anda lakukan adalah menyantap avokad tanpa tambahan  seperti susu, cokelat, ataupun gula.


sumber

Read more »

4 Protein Penting Khusus Vegetarian

Protein dibutuhkan tubuh untuk membentuk otot, memperbaiki jaringan yang rusak dan mempertahankan sistem kekebalan tubuh. Nutrisi satu ini banyak dijumpai pada makanan hewani, seprti unggas, ikan dan sapi. Tapi bagaimana dengan para veganisme atau orang yang sedang mejalani program diet?
Dalam dunia veganisme, ada empat jenis nabati penghasil protein baik yang tak kalah dari hewani, diantaranya:



Pseudograins
Pseudograins adalah suber nabati yang berasal dari biji-bijian. Bahan pangan ini bebas gluten dan kaya protein.  Contohnya yaitu millet dan quinoa.
Info nutrisi: Satu cangkir pseudograins yang telah dimasak memiliki kandungan 10 gram protein rata-rata di dalamnya.

TVP
TVP adalah singkatan dari texturized vegetable protein. Bahan ini merupakan pengganti bahan daging yang terbuat dari bahan tepung kedelai. Produk ini biasanya dijual dalam bentuk bubuk  kuring atau potongan, dan bila diarutkan dalam air akan berubah menjadi padat dan bertekstur.
Info nutrisi: Dalam satu cangkir TVP menawarkan 14 gram protein.

Tempe
Terbuat dari kedelai yang difermentasi. Bertekstur kasar dan berserat, berbeda dengan tahu yang sama-sama terbuat dari bahan kedelai. Tahu cenderung bertekstur lembut dan empuk.
Info nutrisi: Empat ons tempe yang dikonsumsi sebanding dengan 24 gram protein.

Seitan
Seitan terbuat dari gluten, yang biasa terdapat pada gandum. Seitan memiliki tekstur yang kenyal dan padat, sehingga sering digunakan sebagai daging tiruan.

Info nutrisi: Satu porsi seitan memiliki kandungan 18 gram protein.


sumber

Read more »

Atlantis, Dunia Yang Hilang


benua Atlantis, samudra Atlantik


Seperti yang dimuat dalam web Bibliotecapleyades; pada awal 1883 Ignatius Donnelly menyatakan bahwa ditengah-tengah samudera Atlantik merupakan sisa-sisa peradaban kuno Benua Atlantis. Tapi ahli geologi yang paling modern dan ahli kelautan mempertimbangkan bahwa hal ini sangat jauh dari teori peninggalan benua Atlantis yang tenggelam di bawah laut. Pegunungan (daratan) terangkat ke atas dari dasar laut yang mungkin disebabkan aktivitas gunung berapi. Salah satu teori menyebutkan bahwa benua Atlantis renggang menghasilkan garis patahan besar, merupakan pusat gempa dan menghasilkan garis patahan besar yang juga merupakan pusat gempa dan aktivitas vulkanik. Beberapa pusat lahar panas di bumi telah keluar (meletus) melalui celah ini dan membangun daratan.
Sample dari dasar laut yang diambil dari samudera Atlantik pada tahun 1957 merupakan tanaman yang hidup dengan air tawar (kedalaman dua mil). Dan salah satu lembah yang dalam dikenal sebagai Romanche, telah ditemukan pasir yang tampaknya terbentuk karena pelapukan. Tahun 1969, ekspedisi penelitian Duke University mengeruk (menggali) 50 situs di sepanjang dataran bawah air yang membentuk jalan dari Venezuela ke Kepulauan Virgin, dan terbuat dari batuan granit.
Dr.Bruce Heezen dari Observatorium Lamont Geologi mengatakan bahwa ahli geologi umumnya percaya bahwa granit (bebatuan Atlantik) dan kerak bumi di bawah laut terdiri dari batu basal berwarna gelap. Terjadinya cahaya bebatuan granit berwarna mungkin mendukung teori lama bahwa benua Atlantis dulunya pernah ada di wilayah Karibia timur dan batuan ini mungkin merupakan inti dari sebuah benua yang hilang.
British Journal New Scientist 5 Juni 1975 pernah memberitakan bahwa meskipun mereka (peneliti) tidak membuat klaim fantastis tentang penemuan bagian tengah daratan Atlantik, sebuah kelompok ahli kelautan telah meyakinkan dan mengkonfirmasi temuan awal blok cekung dari benua Atlantis yang hilang, terletak di tengah Samudra Atlantik. Penemuan ini berasal dari alisis sampel yang ada di sepanjang garis Vema, zona patahan timur-barat yang terletak di antara Afrika dan Amerika Selatan.
Laporan ini juga menyatakan bahwa pada tahun 1971 dua peneliti dari University Of Miami mengambil beberapa fragmen batu kapur diperairan dangkal daerah benua Atlantis. Mineral dalam batu kapur menunjukkan bahwa batu itu berasal dari sumber granit terdekat yang tidak mungkin terjadi di dasar laut. Analisis yang lebih lengkap diperoleh dari sampel mengungkapkan bahwa batu gamping termasuk jejak fosil di perairan dangkal.
Para peneliti percaya bahwa batu kapur berasal dari era Mesozoikum (antara 70 dan 220 juta tahun lalu) dan membentuk topi (cekungan) di blok benua yang hilang, sisa-sisa Atlantis menyebar ke samudra. Mineral granit bisa berasal dari perbatasan benua sementara laut terus bergerak. Gerakan vertikal yang dibuat blok seperti mengangkatnya keatas permukaan laut di beberapa periode selama sejarah itu. Ada benua yang hilang di samudera Atlantik, tapi sepertinya bukan peradaban benua Atlantis. Benua itu menghilang sekian lama sebelum manusia muncul di bumi. Kebanyakan ilmuwan tetap yakin bahwa tidak ada kemungkinan untuk menemukan peradaban benua Atlantis seperti yang digambarkan Plato.
Komentar L.Sprague De Camp tentang benua yang hilang; hampir semua daratan (pegunungan) kecuali wilayah Azores kecil yang berada di bawah 2 atau 3 mil air, tak ada cara mendapatkan sebuah pulau besar seperti 10.000 tahun yang lalu agar sesuai dengan ucapan Plato tentang tenggelamnya peradaban benua Atlantis.
Beberapa pengamat Atlantis telah menyatakan bahwa daratan Atlantis pecah menjadi dua bagian, dan jarak tenggelam antara keduanya cukup lama. Mungkin Plato adalah sisa-sisa dari benua Atlantis dan juga ahli kelautan yang sekarang tampaknya telah terdeteksi di samudera Atlantik. Dan mungkin saja benua Atlantis tidak tenggelam hingga masa yang sangat jauh. Jika benua Atlantis memang ada di samudera Atlantik, di atas garis patahan besar yang membentang antara benua ini, tentu telah dihancurkan oleh gempa bumi dan letusan gunung berapi.

Benua Atlantis Hancur Karena Ledakan Nuklir

Di sisi lain, ada beberapa pengamat benua Atlantis yang percaya bahwa kehancuran peradaban benua Atlantis bukan karena peristiwa geologi, tetapi disebabkan bencana buatan manusia seperti ledakan nuklir. Menurut Cayce, Atlantis mencapai tingkat teknologi tinggi luar biasa sebelum benua itu tenggelam.

Mereka menciptakan laser, pesawat, televisi, xray, energi atom, kontrol cybernetic, dan itu semua adalah kekuatan alam yang sangat kuat dan telah dikembangkan hingga menyebabkan kehancuran benua Atlantis.

Apa pun yang ditulis Plato tentang peradaban benua Atlantis, ia tak pernah memulai pencarian di seluruh dunia tentang benua yang hilang. Plato mendapatkan perhatian besar dan telah menyerang pemikiran orang lain selama berabad-abad. Apakah benua Atlantis adalah fakta atau fiksi? Atau kebalikan dari peristiwa nyata, atau malah dongeng? Plato telah berhasil, membingungkan dan menantang umat manusia tentang misteri benua Atlantis selama lebih 2000 tahun.


Read more »

Benarkah Adolf Hitler Meninggal di Indonesia...???


Adolf Hitler

Banyak orang mempercayai bahwa Adolf Hitler diyakini tewas bunuh diri di sebuah bunker di Berlin pada 30 April 1945. Apakah itu semua benar? Dalam Daily Telegraph, Senin 28 September 2009, Program History Channel Documentary Amerika Serikat menyatakan bahwa tengkorak milik Adolf Hitler yang disimpan Rusia bukan milik pemimpin NAZI tersebut. Penemuan ini, menguatkan kembali teori konspirasi bahwa Adolf Hitler tidak mati pada 1945. Dia diduga melarikan diri dan mati di usia tua. Ada yang mengatakan Adolf Hitler meninggal di Indonesia.

 

Adolf Hitler Di Pulau Sumbawa?

Dr Sosrohusodo, seorang dokter lulusan Universitas Indonesia yang pernah bertugas di kapal yang dijadikan rumah sakit bernama ‘Hope’ di Sumbawa Besar menceritakan pengalamannya bertemu dengan dokter tua asal Jerman bernama Poch di Pulau Sumbawa Besar tahun 1960. Poch adalah pimpinan sebuah rumah sakit terbesar di pulau tersebut.
Dia mengatakan dokter tua asal Jerman yang dia temui dan ajak bicara adalah Adolf Hitler di masa tuanya. Bukti-bukti yang diajukan seperti menyeret kaki kirinya ketika berjalan, tangan kiri dokter Jerman itu selalu bergetar. Dia juga punya kumis vertikal dan kepalanya botak. Kondisi ini diyakini mirip dengan gambaran Adolf Hilter di masa tuanya, saat bertemu dengannya di tahun 1960 orang yang diduga Hitler berusia 71 tahun. Dr Sosrohusodo mengatakan bahwa dokter asal Jerman itu sangat misterius. Tidak mempunyai lisensi untuk menjadi dokter, bahkan tak punya keahlian tentang kesehatan.

Persamaan Ponch Dan Adolf Hitler

Dalam buku Biografi Adolf Hitler karangan Heinz Linge yang diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia oleh Try Budi Satria, halaman 59 menyebutkan bahwa “Sejumlah orang Jerman tahu Adolf Hitler menyeret kakinya saat berjalan, penglihatannya makin kabur, rambutnya tak lagi tumbuh. Kala perang makin berkecamuk dan Jerman terus dipukul kalah, Hitler menderita kelainan syaraf.” Di buku tersebut juga menyebutkan bahwa tangan kiri Hitler selalu bergetar sejak pertempuran Stalingrad (1942 -1943).
Poch selalu memuji-muji Adolf Hitler. Dia juga mengatakan tak ada pembunuhan di Auschwitz, kamp konsentrasi yang diyakini sebagai lokasi pembantaian orang-orang Yahudi. Dr Sosrohusodo pernah memeriksa tangan kiri Poch yang selalu bergetar. Saat menanyakan kapan gejala ini mulai terjadi, Poch lalu bertanya pada istrinya yang lalu menjawab, “Ini terjadi ketika Jerman kalah di pertempuran dekat Moskow. Saat itu Goebbels mengatakan padamu bahwa kau memukuli meja berkali-kali.” Goebbels yang disebut istri Poch diduga adalah Joseph Goebbe, menteri propaganda Jerman yang dikenal loyal dengan Adolf Hilter. Istri Poch yang diduga Eva Braun, beberapa kali memanggil suaminya ‘Dolf’.

Konspirasi Adolf Hitler Mati Di Indonesia

Poch (Adolf Hitler) meninggal pada 15 Januari 1970 pukul 19.30 di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya karena serangan jantung, dalam usia 81 tahun. Dia dimakamkan sehari kemudian di daerah Ngagel. Sementara istrinya yang asal Jerman pulang ke tanah airnya, Poch diketahui menikah lagi dengan wanita Sunda asal Bandung berinisial S. Dia diketahui tinggal di Babakan Ciamis. S juga melihat suaminya mencukur kumis dengan gaya mirip Adolf Hitler. Ketika dia bertanya, suaminya menjawab, “jangan bilang siapa-siapa.”
Buku catatan Poch berisi dua kode J.R. KepaD No.35637 dan 35638, kode simbol lelaki dan perempuan. Ada juga tulisan yang diduga rute pelarian Hitler yakni B (Berlin), S (Salzburg), G (Graz), J (Jugoslavia), B (Belgrade), S (Sarajevo), R (Rome), sebelum Poch ke Sumbawa Besar. Hingga saat ini apakah Adolf Hitler tewas di bunker, di Argentina, Brazil, atau Adolf Hitler meninggal di Indonesia, belum bisa dipastikan.


Read more »

Menguak Sejarah Kematian Ratu Cleopatra

Riwayat Sebelum Kematian Cleopatra

Sejarah mencatat bahwa Cleopatra, Ratu Mesir terakhir yang mengakhiri masa hidupnya di Alexandria. Cleopatra lahir pada tahun 69 SM yang merupakan garis keturunan Macedonia Yunani. Keluarganya memerintah Mesir selama lebih dari tiga abad. Sebagai seorang anak, Cleopatra memiliki pendidikan yang sangat baik dan dapat berbicara dalam 7 bahasa.
Masa kecilnya, dia belajar tentang realitas kehidupan di kerajaan. Cleopatra tinggal bersama kedua orangtua dan saudara kandungnya. Dia menjadi anak manja, menyadari bahwa dia bisa mendapatkan apa pun yang diinginkan. Tidak ada riwayat bunuh diri dalam keluarganya, tetapi ada sejarah pembunuhan. Cleopatra tak berhenti berusaha untuk mendapatkan keinginannya, dia benar-benar tak seperti tipe orang yang menyerah begitu saja.
Pada usia 18 tahun, Cleopatra mewarisi tahta Mesir. Setelah kematian kedua adiknya, dia khawatir merasa akan dibunuh hingga akhirnya mengambil hati seorang Kaisar Romawi. Cleopatra, menikah dan melahirkan anak dari Julius Caesar. Setelah kematian mendadak Caesar dia merayu temannya, Marc Antony.

Misteri Kematian Cleopatra Belum Terpecahkan

Moseleum Cleopatra sangat dekat dengan istana (jaraknya beberapa ratus meter). Dalam cerita sejarah, Cleopatra berada dalam moseleum ketika dia menulis surat bunuh diri kepada penjaganya dan menyampaikan surat itu kepada Oktavianus (Octavian). Penjaga itu mengantarkan catatan Cleopatra kepada Oktavianus.
Di Kuil File terdapat ukiran Isis yang dikelilingi ular. Ukiran ini berhubungan dengan Cleopatra. Cleopatra diyakini sebagai reinkarnasi hidup dari Isis, bahwa takdirnya bersama ular.

Dalam sejarah seperti yang di muat Wikipedia, kematian Cleopatra disebabkan oleh gigitan ular beracun. Ada banyak alasan mengapa teori konspirasi ini mungkin tidak benar. Salah satunya, ketika penjaga mengambil surat itu dan membawanya kepada Oktavianus di istana, jaraknya hanya beberapa meter dan memakan waktu beberapa menit. Dalam kasus keracunan, setidaknya memerlukan beberapa jam sebelum kematian Cleopatra.
Salah satu orang yang mungkin terlibat dalam kematian Cleopatra adalah Oktavianus (Octavian). Rencananya adalah untuk mendapatkan kekuasaan tunggal. Dia menguasai bagian Barat Kekaisaran Romawi dan Mark Antony menguasai bagian Timur. Oktavianus kemudian memutuskan untuk menyatakan perang dan menggunakan Cleopatra sebagai pion. Dia mencoba untuk menangkap Cleopatra, dikatakan bahwa Oktavianus ingin menangkap hidup-hidup Cleopatra sehingga bisa menghinanya. Setelah kematian Cleopatra, dia menjadi kaisar pertama era baru dan mengubah namanya menjadi Augustus.
Catatan sejarah menyebutkan bahwa ketika Cleopatra pertama kali ditangkap, dia sudah mencoba untuk bunuh diri dengan pisau. Bahkan setelah ia dilucuti oleh Gayus Proculeius, Cleopatra kemudian berhenti makan dan membiarkan dirinya menyerah hingga Oktavianus mengancam anak-anaknya.
Augustus memandang anak Cleopatra (Cizarian) sebagai ancaman besar bagi Roma. Hari sebelum Augustus tiba di Alexandria, Cleopatra mengirimkan anaknya yang berusia 14 tahun ke Ethiopia. Tapi, akhirnya Cizarian diburu dan dibunuh.
Ini menjadi perdebatan sejarawan bagaimana kematian Cleopatra dan juga menunjukkan bahwa dia mungkin telah dibunuh atau dipaksa untuk bunuh diri. Teori konspirasi lain menyatakan bahwa Oktavianus mengirim Dolabella kepada Cleopatra dengan cerita tentang bagaimana dia diseret ke jalan-jalan Roma dengan tujuan untuk meyakinkan Cleopatra, bahwa membunuh dirinya merupakan satu-satunya cara untuk mempertahankan harga diri Cleopatra.

Penganut teori konspirasi ini menunjukkan bahwa Oktavianus adalah seorang propagandis utama yang ingin terbebas dari Cleopatra dan bersedia untuk berbohong tentang bagaimana kematian Cleopatra sehingga memastikan bahwa dia akan mati dengan cara bunuh diri.

Sumber kuno lain menuduh Oktavianus karena telah membunuh ratu atau telah mendorongnya untuk bunuh diri. Bahkan catatan sejarah Plutarch menyebutkan bahwa Cleopatra telah meneliti bentuk menyakitkan bunuh diri jauh sebelum Oktavianus menginjakkan kaki di Alexandria, dan informasinya mungkin berasal putrinya (Cleopatra Selene) melalui Juba II.
Ucapan Plutarch dalam catatan bersejarah menyatakan bahwa tidak ada yang tahu kebenaran tentang bagaimana kematian Cleopatra. Tapi bukti dominan bahwa Cleopatra mengambil pilihan dengan mengakhiri hidupnya sendiri. Sangat mungkin kematian Cleopatra dengan bantuan ular berbisa.


Read more »