banner ads banner ads banner ads banner ads

Jumat, 09 Maret 2012

Kedutaan Inggris Menerapkan Sistem Hijau

Kedutaan Inggris di Jakarta mendesain pembangunan gedung baru dengan konsep ramah lingkungan. Bangunan ini sudah sudah dioperasikan sejak akhir 2011.

Dirancang oleh HOK, bangunan akan menerapkan beberapa sistem hijau, guna menerapkan eco-living. Salah satu teknologi arsitektur yang diterapkan pada gedung berfasad abu-abu pada eksteriornya tersebut adalah rain harvesting.

Rain harvasting merupakan sistem arsitektur yang memeungkinkan bangunan mengumpulkan air dari hujan yang nantinya digunakan untuk memenuhi kebutuhan air pada bangunan. Air hujan yang telah terkumpul akan melalui proses tertentu sebelum didistribusikan melalui aliran pipa air dalam gedung.

Seperti disitat igreenspot, Jumat (9/3/2012), air yang dialirkan tidak hanya digunakan sebagai irigasi lansekap, tetapi juga bisa dikonsumsi sebagai air minium yang telah dimasak sebelumnya.

Dari segi rancang bangunan, gedung seluas 3.800 meter persegi ini  didesain agar tampak nyaman untuk pengguna gedung. Diselubungi fasad abu-abu tua sebagai ekstrior, mencermikan moderinitas melalui garis minimalis.

Meski tampak tidak artistik dan futuristik, adanya lobby yang terintegrasi dengan dasar bangunan yang rencananya berdiri di pusat kota ini.  Menciptakan banyak bayang-bayang sehingga secara fungsional akan terasa teduh.

Dengan desain sederhana dan minimalis, HOK ingin mengesankan kedutaan Inggris terbuka dan nyaman untuk siapa saja yang berkunjung. HOK menilai, desain gedung yang ramah lingkungan merupakan desain yang cocok untuk menyeimbangkan Jakarta yang dinamis.


sumber

0 komentar:

Posting Komentar