banner ads banner ads banner ads banner ads

Selasa, 28 Februari 2012

'The Artist' dan Piala Oscar 2012

‘The Artist’, judul film yang satu ini belakangan kerap disebut-sebut lantaran berhasil memboyong sejumlah piala di beberapa acara penghargaan bergengsi. Yang baru saja terjadi, film ini berhasil membawa pulang lima piala Oscar. 'The Artist' juga dinobatkan sebagai Film Terbaik Oscar 2012.

Film ini bisa saja dianggap sebagai sebuah film klasik betulan yang diproduksi tahun 1920-an, karena penggarapannya begitu apik. Di bawah arahan sutradara Michel Hazanavicius, ‘The Artist’ mengambil setting Hollywood di tahun 1927 hingga 1932. Lakon utamanya adalah George Valentin (Jean Dujardin) dan Peppy Miller (Berenice Bejo).

Seperti apa, sih, filmnya? Pada menit-menit pertama, penonton akan disuguhi adegan-adegan konyol dari tokoh George Valentin. George adalah seorang aktor film bisu yang populer. Sebagai seorang idola, dia juga mewarisi sifat sombong sekaligus rajin pamer. Namanya kerap menjadi headline dan menghiasi surat kabar ternama di masa itu.

Seorang gadis bernama Peppy Miller sangat mengidolakan George. Dia pun mendekati George usai pemutaran filmnya. Tak mau kehilangan momen, para wartawan mengabadikan gambar itu dan foto mereka berdua segera terpampang di halaman utama keesokan harinya dengan judul 'Who's That Girl?'

Keduanya kembali dipertemukan ketika Peppy lolos audisi untuk film 'A German Affair'. Setelah itu adegan konyol kembali terjadi. Peppy menyusup ke ruang ganti milik George, dan kepergok oleh George. Namun bintang senior itu tak marah, dia justru menasehati Peppy "Kalau kau ingin menjadi artis, kau harus punya sesuatu yang orang lain tak punya," ucap George sambil menambahkan lukisan tahi lalat di atas bibir Peppy.

Zaman berkembang, film bisu pun ditinggalkan. Karena kegigihannya, Peppy makin terkenal. Namanya kerap membintangi film-film layar lebar, dan bersuara. Headline di surat kabar pun berubah menjadi 'Who doesn't know that girl on L.A?". Sementara George, dia bersikukuh menolak untuk bermain film 'masa kini' dan menunjukkan suaranya. Akibatnya, tentu saja lelaki komedian itu makin terpuruk.

Namun, George berusaha bangkit dan memproduseri film bisunya sendiri yang berjudul 'Tears of Love'. Sayangnya film itu dirilis di hari yang sama dengan penayangan film 'bersuara' milik Peppy Miller.

Tak seperti film-film yang beredar belakangan ini, dimana animasi ramai digunakan, 'The Artist' justru tampil dengan konsep film bisu dan hitam-putih. Mungkin akan terasa membosankan bagi penonton yang terbiasa dengan dialog.

Kisah romantis antara sang senior George dan yuniornya, Peppy, dikemas secara menarik. Tak hanya lelucon segar yang tampil di film ini, kisah memilukan mereka berdua juga ada dalam 'The Artist'.

Tentu saja tak mudah berakting di film seperti ini. Tapi, kekuatan akting kedua bintangnya patut diacungi jempol. Penampilan memikat dari bintang berkaki empat di film itu juga patut diapresiasi. Bintang berkaki empat? Ya, karena Uggie adalah seekor anjing yang lucu dan terlatih. Dalam 'The Artist' dia digambarkan sebagai seekor anjing yang setia pada tuannya, Valentin. Film ini juga dibintangi oleh James Cromwell, yang berperan sebagai supir pribadi Valentin, Clifton.

Baca Juga : The Artist Diunggulkan Jadi Film Terbaik

sumber

0 komentar:

Posting Komentar