banner ads banner ads banner ads banner ads

Senin, 19 Maret 2012

Titik G-Spot ( Area 17+ )

G-spot (atau titik Grafenberg) adalah daerah sebesar uang logam yang teramat sensitif dan terletak di bawah permukaan liang vagina yang menghadap ke arah depan tubuh. Meskipun lokasinya berbeda-beda, G-spot biasanya terletak di tengah antara tulang pinggul dan serviks, sekitar 4,5 sentimeter ke dalam vagina. Para peneliti telah menemukan bahwa pada beberapa wanita rasa sensitifnya lebih banyak sepanjang dinding vagina bagian atas, dan tidak hanya pada satu titik.

Karena G-spot berada dibawah permukaan dinding vagina, maka harus dirangsang secara tidak langsung melalui dinding vagina. Banyak wanita dikabarkan merasa ingin mengeluarkan air seni ketika titik ini pertama kali dirangsang, namun ketika rangsangan dilanjutkan(dengan kantung kemih yang kosong), rasanya sangat nikmat. Beberapa dari mereka malahan mencapai orgasme, dan ada juga yang mengeluarkan cairan seiring dengan kontraksi orgasmik tadi.

Namun keberadaan G-spot serta lokasinya, telah banyak diperdebatkan dan menjadi kontroversi. Grafenberg sendiri menunjuk daerah sensitif ini sebagai titik di mana uretra (saluran yang menyalurkan air seni dari kantung kemih) berada paling dekat dengan puncak dinding vagina. Perry dan Whipple bersikeras bahwa daerah ini terletak lebih tinggi lagi sepanjang vagina, sementara ahli seksologi lainnya berkata bahwa seluruh dinding luar vagina, dan bukannya hanya satu titik, berisi ujung-ujung syaraf yang mampu menghasilkan efek rangsangan hebat ketika dirangsang (stimulasi). Penelitian lainnya menunjukkan bahwa untuk beberapa wanita, G-spot sama sekali tidak ada.

Juga yang masih diperdebatkan adalah komposisi cairan (kadang disebut hasil ejakulasi wanita) yang dikeluarkan oleh beberapa wanita selama orgasme akibat rangsangan G-spot. Menurut beberapa peneliti cairan itu adalah urin; lainnya mengatakan bahwa itu adalah unsur yang mirip dengan cairan dalam air mani laki-laki (tanpa sperma, tentunya). Tidak semua wanita yang memiliki G-spot mengeluarkan cairan, dan dari beberapa wanita yang mengeluarkan, tidak selalu keluar bersama setiap orgasme G-spot.

Menurut Dr. Ernest Grafenberg orgasme yang dihasilkan oleh titik G menimbulkan efek yang jauh lebih dahsyat ketimbang orgasme hasil stimulasi pada klitoris. Kalau pada orgasme biasa (klitoral) saja mampu membuat perempuan menggeliat-geliat dan 'hilang kesadaran', orgasme yang dihasilkan titik G jauh lebih dahsyat. Konon orgasme akibat terstimulasinya titik G membuat perasaan seperti 'melayang ke awan atau terbang ke langit'.

Sangatlah sulit bagi seorang wanita untuk menjelajahi G-spot-nya dan orgasme vaginal sendiri karena kebanyakan tidak memiliki jari cukup panjang untuk mencapainya dan kesulitan untuk mencapai kenyamanan, lain halnya dengan orgasme biasa; wanita dapat melakukannya sendiri dengan melakukan masturbasi .

Bekerja sama dengan pasangan yang dipercaya akan sangat nikmat dalam menemukan G-spot seorang wanita. Dengan bereksperimen, seorang wanita dapat menemukan jenis rangsangan yang dirasanya paling cocok. Rangsangan dengan penis biasanya lebih efektif bila dilakukan dengan tekanan yang tetap dan santai, bukan dengan sodokan penis yang biasa, karena G-spot biasanya perlu tekanan yang kuat dan di tempat yang sama. Menambah tekanan secara perlahan akan membantu menemukan tekanan yang optimum untuk kenikmatan erotis tanpa rasa sakit. Beberapa wanita mampu mencapai klimaks hanya dengan tekanan semacam ini; untuk beberapa lainnya mungkin akan sangat menaikkan tingkat rangsangannya.

G-Spot dapat dirangsang sebelum sanggama berlangsung. Caranya, dengan merabanya -pastikan untuk buang air kecil ketika Anda akan memulai eksplorasi tersebut, letak titik G berbeda untuk tiap wanita, biasanya terletak kira-kira 5 cm di lorong vagina pada dinding anterior (bagian atas ke arah perut)-. Lakukan eksplorasi dengan pasangan Anda dengan posisi tubuh terbaring dengan posisi pinggul agak terangkat (ditinggikan dengan bantal). Dalam posisi ini, pasangan Anda dapat memasukkan jarinya ke dalam vagina dan memulai eksplorasi secara "halus". Sebaiknya gunakan pelumas berbahan dasar air (KY atau Astroglide) sebelum memasukkan jari karena akan memberikan rasa agak sakit.

Lalu, selama persetubuhan, titik ini juga akan dirangsang oleh ujung penis, saat pergerakan terjadi.. Menurut para pakar seksologi, perempuan yang posisinya di atas-telungkup atau tidur-lebih mudah merasakan stimulasi pada titik G ketimbang posisi lainnya. Posisi doggy dan posisi wanita di atas adalah cara-cara efektif untuk menghasilkan rangsangan lebih langsung.

Meskipun tidak semua ahli seks sependapat bahwa G-spot terdapat dalam tubuh seorang wanita, umumnya orang percaya bahwa itu ada dan bisa dirangsang sebagai unsur kenikmatan yang utama. Hal ini sering digolongkan sebagai urethral sponge - sebuah area lembut yang rata, kira-kira sepertiga jalan menuju dinding depan vagina dan terdapat tepat ketika wanita tengah terangsang. Dia berdenyut sedikit ketika disentuh dengan jari dan usapan pada area tersebut bisa menghasilkan sensasi dan perasaan seperti keluarnya orgasme.

Berikut ini adalah beberapa fakta ilmiah yang berkaitan G-spot:
  • Bila dirangsang dengan tepat G-Spot akan mengembang dan mengakibatkan orgasme pada kebanyakan wanita.
  • Pada saat orgasme, banyak wanita mengeluarkan suatu cairan melalui uretra yang secara kimiawi serupa dengan cairan yang dikeluarkan pria, namun tidak mengandung sel telur.
  • Sebagai akibat rangsangan G-spot, wanita memiliki serangkaian orgasme (berkali-kali).
  • Bagi kebanyakan wanita sulit dengan tepat merangsang G-spot dalam posisi telentang.
  • Pemakaian spiral akan mengganggu rangsangan G-spot pada sebagian wanita.
  • Karena percaya bahwa mereka kencing, kebanyakan wanita malu tentang ejakulasi. Dengan pikiran yang sama, pasangan mainnya seringkali meremehkannya, yang merupakan alasan mengapa banyak wanita berusaha mati-matian jangan sampai mereka orgasme.
  • Jika pria menaikkan tegangan otot-otot pubococcygeusnya (otot pc), mereka juga bisa belajar menjadi orang yang bisa mengalami orgasme ganda dan memisahkan orgasme dari ejakulasi.
  • Ada beberapa type wanita dan pria. Pada wanita, ada orgasme vulva yang dipicu oleh klitoris; ada orgasme uterin yang dipicu hubungan seksual dan gabungan keduanya. Pada pria, ada suatu orgasme yang dipicu oleh penis dan orgasme yang dipicu oleh prostat.
Menjelajahi 'G-Spot' Pria

Malam pertama Anda dan seterusnya tentu dilewati dengan aktivitas seksual. Dalam melakukan aktivitas tersebut tahap awal dimulai dengan pemanasan. Dan ini sering menjadi kata kunci dalam sebuah permainan. Berbekal pengetahuan seks yang minim, Anda tentu bingung bagaimana harus memulai aktivitas seks dan bagaimana pula mengakhirinya.

Suami Anda tentu menginginkan sebuah permainan awal yang hangat. Mereka juga suka, kalau dirangsang. Suami Anda akan puas kalau Anda mengetahui daerah-daerah yang cukup sensitif. Dengan demikian Anda dapat memberikan dirinya kepuasan yang praktis. Haruskah menyentuhnya saat melakukan seks?

Menurut pakar seks, untuk mencapai permaian yang sukses, Anda harus mengenal titik 'G' (G-spot) pada pria. Biasanya ada di tiga tempat yaitu:


  • Yang pertama adalah frenulum, daerah sensitif di bagian bawah penis, di pertemuan lipatan-lipatan organ
    tersebut. Bentuknya menyerupai daun bunga. Titik ini jika disentuh, dapat menghasilkan sensasi yang meningkatkan
    gairah pria. Tempat tersebut merupakan tempat berkumpulnya ujung-ujung syaraf dan juga sangat sensitif. Terutama
    ketika ia sangat terangsang dan bila organ tersebut tengah membesar.


  • Kedua adalah perineum, daerah kulit diantara buah testis dan anus. Daerah ini biasanya menghasilkan
    rangsangan yang besar ketika disentuh oleh pasangannya pada saat melakukan hubungan seks. Juga dapat membantu pria
    mempertahankan ereksi dan menghentikan pengeluaran ejakulasi. Daerah tersebut seringkali dianggap sebagai titik
    seksual yang keramat dan dapat menghasilkan sensasi yang sangat menyenangkan jika diusap-usap secara pelahan atau
    keras selama tingkat rangsang yang tinggi.


  • Ketiga adalah kelenjar prostat. Prostat (organ dalam, di belakang dan di bawah kandung kemih yang menghasilkan cairan untuk semen) dapat diusap dengan memasukkan sebuah jari yang cukup diberikan lumbrikasi (dan mungkin dilindungi dengan kondom) ke dalam anus. Kemudian dengan menggerakkan jari tersebut dengan cara memutar. Anda akan menyentuh sebuah obyek yang serupa dengan spons. Dapat dimanipulasi untuk menghasilkan perasaan yang sensitif dan kenikmatan. Apakah Anda ingin mempelajari bagian dalam tubuhnya, itu terserah Anda. Mungkin merasa jijik melakukan penetrasi ke daerah anus dengan cara apapun. Namun, orang lain senang melakukannya dan merasa adanya peningkatan hubungan intim yang cukup besar dengan pasangan jangka panjang mereka. Karena mereka menyentuh bagian-bagian tubuh pasangannya yang memiliki rangsang seksual dengan cara tersebut.

  •  

  •  

  • sumber