banner ads banner ads banner ads banner ads

Minggu, 27 Mei 2012

Pentingnya Kebersihan Mr. P

Penis adalah salah satu organ vital pada tubuh seorang pria yang harus selalu dijaga kebersihannya sama seperti anggota tubuh lainnya. Senantiasa menjaga kebersihan Mr.P tidak hanya akan menguntungkan kaum pria, tetapi juga pasangannya.

Namun pada kenyataannya, menurut dokter konsultan bidang kesehatan seksual dari Mortimer Market Centre di London Inggris, Patrick French, banyak lelaki yang kurang memerhatikan kebersihan alat vital mereka.  Padahal, perilaku tersebut dapat memicu risiko kesehatan yang cukup serius. 

"Benar-benar mengejutkan bahwa banyak pria tidak membersihkan kulup (kulit yang menutupi kepala penis) mereka. Hal ini tidak hanya mengembangkan komplikasi dari kebersihan yang buruk, tapi juga sangat tidak menyenangkan untuk pasangan seksual mereka," ujar French seperti diungkap dalam laman situs layanan Kesehatan Nasional Inggris (www.nhs.uk).

Membersihkan organ intim pria sebenarnya cukup mudah. Salah satu cara paling mudah adalah membasuh bagian penis dengan air hangat setiap hari saat mandi. Jika Anda masih memiliki kulup (pria yang belum sunat), tarik kulit yang menutup kepala senis dengan lembut dan cuci bawahnya.

Jika Anda tidak mencuci bagian dalam kulup dengan benar, Anda mungkin akan mulai melihat ada kotoran menumpuk yang disebut smegma. Smegma adalah pelumas alami yang membuat lembab penis. Ini ditemukan pada kepala penis dan di bawah kulup.

Smegma yang menumpuk dalam kulup dapat menjadi tempat berkembang biak bakteri. Hal ini dapat menyebabkan kemerahan dan pembengkakan pada kepala penis Anda, yang disebut balanitis.

Yang perlu diperhatikan

Jangan mencoba untuk menarik kulup bayi atau anak laki-laki yang masih kecil karena hal ini dapat menimbukan rasa sakit dan menyebabkan luka. Kulup mereka mungkin masih melekat pada kepala penis dan, oleh karena itu sulit untuk menarik sepenuhnya. Pada tahap perkembangan mereka, Anda tidak perlu untuk membersihkan bagian dalam kulup.

Satu hal lain yang perlu diperhatikan adalah jangan terlalu banyak mencuci penis dengan sabun dan gel karena bisa menyebabkan iritasi dan rasa sakit. Jika Anda ingin menggunakan sabun, pilihlah sabun ringan atau tidak beraroma untuk mengurangi resiko iritasi kulit. Hindari pula penggunaan bedak dan deodoran pada penis Anda.

Pada pria yang sudah disunat, rutinitas membersihkan penis harus tetap perlu dilakukan. Mereka yang sudah sunat dan tak memiliki kulup, kepala penis tidak lagi terlindung dari debu, keringat dan segala macam iritasi. Oleh sebab itu, pembersihan dengan cara mencuci harus rutin.

Testis dan daerah kemaluan

Jangan lupa juga untuk membersihkan bagian pangkal penis dan bagian testis.  Pada bagian tersebut, keringat dan rambut kemaluan dapat menyatu sehingga menimbulkan bau tak sedap yang sangat kuat, seperti halnya bau menyengat pada ketiak.

Daerah ini harus dibersihkan sesering mungkin untuk menghentikan akumulasi keringat, terutama karena bagian tersebut hampir selalu tertutup oleh pakaian. Pastikan pula area antara pangkal testis dan anus selalu bersih dan bebas dari bau.


sumber

0 komentar:

Posting Komentar