banner ads banner ads banner ads banner ads

Kamis, 15 Maret 2012

H1N1 Harus Bisa Kita Cegah

Kurangnya sosialisasi kesehatan dan iklan layanan masyarakat, dinilai sebagai salah satu pemicu banyaknya warga yang terinfeksi virus flu burung.

Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Politik Kebijakan Kesehatan Bambang Sulistomo mengatakan, semua virus yang ada di lingkungan masyarakat memang selalu berkeliaran terutama pada pemukiman padat penduduk.

Ditambah lagi dengan kurangnya peran serta dari Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menyosialisasikan bahaya virus mematikan ini.

"Terkait flu burung, masyarakat kurang mendapatkan informasi mengenai pentingnya hidup sehat. Contohnya, seperti bagaimana seharusnya warga pada pemukiman padat penduduk dalam mengelola kandang unggasnya atau pentingnya menjaga kebersihan kandang unggas," jelas Bambang

Bambang menyatakan, kurangnya sosialisasi kesehatan di daerah lantaran setiap daerah mempunyai visi yang berbeda-beda mengenai pola hidup sehat dan harus diyakini perhatian Pemda terkait flu burung ini sangat minim.

Sementara itu, fasilitas rumah sakit di daerah juga bisa menjadi pemicu banyaknya korban tewas akibat virus mematikan seperti flu burung (H5N1) dan flu babi (H1N1). "Banyak rumah sakit di daerah yang tidak punya ruang isolasi khusus, sehingga para pasien tidak bisa ditangani secara cepat."

Penanganan Flu Burung pada Ternak

Jika anda mendapati bahwa unggas ternak anda terjangkit flu burung, maka ada serangkaian tindakan yang merupakan satu kesatuan yang harus dilakukan terutama setelah anda melapor pada Dinas Kesehatan. Tindakan yang berjumlah 9 langkah itu adalah :
  1. Meningkatkan keamanan biosekuriti
  2. Melakukan vaksinasi terhadap unggas
  3. Melakukan depopulasi atau pemusnahan terbatas di daerah yang tertular
  4. Mengendalikan lalu lintas keluar masuk unggas dan menghalangi masuknya unggas liar
  5. Melakukan pengamatan dan penelurusan kembali bagaimana unggas bisa terkena flu burung
  6. Mengisi kandang kembali
  7. Memusnahkan keseluruhan unggas di daerah yang baru tertular
  8. Meningkatkan kesadaran masyarakat atas bahayanya virus flu burung
  9. Melakukan monitor dan evaluasi
Untuk melindungi ternak unggas anda supaya tidak terjangkit wabah flu burung, anda harus :
  1. Menjaga ternak supaya dalam kondisi baik, dengan menyediakan akses air bersih dan makanan yang memadai, kandang yang memadai, dan memberi ternak produk bebas cacing yang sudah diberi vaksin
  2. Menjaga ternak supaya tetap berada dalam lingkungan yang terlindung
  3. Memeriksa barang-barang yang masuk ke dalam peternakan
Ketika flu burung sudah merebak, maka yang harus anda lakukan untuk melindungi peternakan anda adalah :
  1. Memelihara ternak di tempat yang terlindungi
  2. Tidak membeli atau menerima hewan lagi di peternakan
  3. Membatasi dan mengendalikan orang yang masuk ke peternakan
  4. Bersihkan pekarangan, kandang, semua peralatan, sepeda motor dan barang-barang yang ada dikandang secara berkala
  5. Jauhkan pupuk kandang dari kolam dan sumur

dari berbagai sumber

0 komentar:

Posting Komentar